Berita-Cendana.Com- Soe,- Adapun nilai pastoral yang dapat digali di mana kerja bakti ini menjadi bentuk kecil pelayanan sederhana mereka dalam menyambut perayaan Natal nanti. Dengan demikian, bukan hanya kesiapan hati dan batin saja yang diperlukan untuk menyambut kelahiran sang Penebus dunia, melainkan kebersihan di luar diri juga adalah satu poin yang penting, salah satunya adalah kebersihan lingkungan tempat mereka melangsungkan hidup.
Demikian disampaikan oleh Romo Yaret Muna melalui rilis tertulis kepada wartawan pada Selasa, 30 Desember 2025.
Kegiatan ini telah didiskusikan dan diputuskan pada hari-hari sebelumnya menjelang libur. Dengan diberi izin oleh pastor paroki, Romo Aloysius Lake, seluruh rangkaian pelaksanaan kegiatan berjalan lancar tanpa ada hambatan. Seusai bekerja, para Seminaris mengistirahatkan diri untuk kemudian makan siang dan kembali ke rumah serta daerah masing-masing dengan damai dan sukacita karena telah berjumpa bersama satu sama lain sebagai keluarga "Apinat Santuaf" di masa liburan menyambut kelahiran Tuhan.
Mengawali waktu liburannya di masa Natal, para siswa Seminari Menengah ST. Rafael Oepoi Kupang mengisi waktu liburannya dengan bekerja bakti membersihkan Lingkungan Paroki St. Maria Mater Dolorosa Soe, katanya.
Kegiatan itu berpusat di Paroki tersebut, para siswa seminaris yang bekerja ini berasal dari berbagai wilayah yang berbeda satu sama lain tetapi di dalam wilayah Timor Tengah Selatan. Misalnya dari Oeekam, Oinlasi, Kapan, Benlutu, dan lain-lainnya. Semuanya berjumlah 30 orang di luar mereka yang tidak sempat hadir.
Alasan mereka memilih paroki ini adalah karena paroki Madros merupakan titik sentral yang tepat untuk mempersatukan keanggotaan mereka yang dikenal dengan nama "Apinat Santuaf" , ujar Haikal Nokas selaku Ketua kelompok tersebut.
Selain itu, karena status Kota Soe sebagai Ibu Kota, sangat meyakinkan pendapat mereka untuk bersepakat dan memilih paroki Madros sebagai tempat menjalankan kegiatan yang berfaedah ini.
Kegiatan ini berlangsung pada hari Senin 22 Desember 2025, mulai dari jam 8 pagi hingga Jam 12 siang. Tujuan mereka menggelar aksi kerja bakti ini adalah untuk menjalankan tugas yang telah diberikan oleh para pembina di seminari. Namun semata-mata yang utama adalah bagaimana mereka telah merajut kebersamaan kelompok di dalam kerja bakti tersebut yang mampu mempererat tali persaudaraan mereka sebagai calon imam dari TTS.(*).

Posting Komentar