Vikjen KAK: THS-THM Harus Berkarakter Seminaris dan Pembawaan Bunda Maria

Berita-Cendana.Com- Kupang,- Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Agung Kupang meminta para pastor moderator dan pelatih untuk membina THS-THM harus berkarakter seminaris dan pembawaan Bunda Maria. THS-THM harus memiliki karakter yang spesial supaya berbeda dengan yang lain untuk menghadapi Peradaban Baru.

Demikian disampaikan oleh Romo Krispinus Saku, (Vikjen) Keuskupan Agung Kupang pada saat perayaan Minggu kerahiman bersama THS-THM Distrik Keuskupan Agung Kupang di Taman Doa  Yesus Maria Oebelo  Minggu, 12 April 2026. 

Romo Vikjen Keuskupan Agung Kupang meminta Tunggal Hati Seminari Tunggal Hati Maria (THS-THM) harus hadir sebagai Seminaris dan menjiwa Bunda Maria. Peradaban Baru yang harus dibagun oleh THS-THM adalah karakter THS-THM, yang berperan sebagai seorang seminaris dan berpembawaan sebagai seorang Bunda Maria, tegasnya.

Menurut Vikjen bahwa organisasi THS-THM itu diakui sebagai organisasi yang militan. THS-THM harus diperkuat lagi, baik itu yang kelihatan maupun tak kelihatan, karena yang tak kelihatan itu yang akan memberi informasi untuk yang kelihatan belum maju untuk menghadapi, ucapnya.

“Ada waktu, ada generasi, ada tempat, oleh karena itu generasi perlu dibagun,”.

Perayaan Minggu kerahiman ilahi sebagai kekuatan dan spirit, supaya kehadiran kita jangan hanya karakter otot dan badan tetapi membangun karakter yang sifatnya spiritualitas dalam membangun semangat kebersamaan untuk menghadirkan Kristus serta peradaban kasih dan  damai sejahtera bagi seluruh dunia.

THS-THM harus lebih dahulu membangun cinta kasih dan perdamaian dalam diri baru bisa keluar dan wartakan sukacita dan damai sejahtera bagi sesama kita. THS-THM diminta berjalan terus demi gereja dan tanah air, tegas Vikjen Keuskupan Agung Kupang.

Peradaban Baru tidak menyalibkan tetapi membangkitkan. THS-THM harus hidup dalam kebangkitan. Damai dan cinta itu harus dibagun dalam THS-THM supaya bisa membangun saudara-saudari yang di luar sana, harap Vikjen.

THS-THM harus berani untuk menghadapi Peradaban baru, “ THS-THM harus hadapi, jangan mental kerupuk, kena panas garing, kena air lembek, itu jangan dipakai,” ujarnya.

Mewakili Uskup Agung Kupang dan koordinasi Pastoral mengucapkan Proficiat kepada THS-THM yang telah melaksanakan kegiatan kerahiman ilahi pada saat ini.

Sebelum perayaan Ekaristi, Pastor Moderator THS-THM Distrik KAK, Romo Yakobus Longga, Pr. menyampaikan materi tentang kerahiman ilahi kepada seluruh anggota THS-THM yang hadir saat itu. 

Menurut Romo Yakobus Longga, damai itu penting, kasih itu juga penting karena kita melakukan Minggu kerahiman ilahi sebagai kekuatan dan spirit damai dan kasih. Santa Faustina Kowalska (1905–1938) adalah biarawati Polandia yang dikenal sebagai Rasul Kerahiman Ilahi. Ia menerima penglihatan Yesus dan diperintahkan mencatat pesan belas kasih Tuhan dalam buku harian, Kerahiman Ilahi dalam Jiwaku. Lanjut Romo, Santa Faustina dikanonisasi oleh Paus Yohanes Paulus II pada tahun 2000. 

Santa Faustina mendapat penglihatan Yesus yang memintanya masuk biara, ia bergabung dengan Kongregasi Suster-Suster Bunda Maria Pengasih (OLM) pada 30 April 1926 dan mengambil nama Suster Maria Faustina dari Sakramen Mahakudus.

Misi Kerahiman Ilahi: Pada 22 Februari 1931, Yesus menampakkan diri kepadanya mengenakan jubah putih, dengan sinar merah dan biru memancar dari hati-Nya. Ia diperintahkan melukis gambar tersebut dengan tulisan "Yesus, Engkaulah Andalanku" (Jezu, ufam Tobie).

Buku Harian dan Warisan: Atas perintah pembimbing rohaninya, Romo Michael Sopocko, Faustina menuliskan pengalaman mistis dan wahyu mengenai Kerahiman Ilahi dalam sebuah buku harian yang kini mendunia.

Wafat dan Kanonisasi: Faustina meninggal dunia pada 5 Oktober 1938, di Krakow dalam usia 33 tahun. Ia dibeatifikasi pada 18 April 1993, dan dikanonisasi (menjadi santa) pada 30 April 2000, oleh Paus Yohanes Paulus II, yang menetapkan Minggu setelah Paskah sebagai Pesta Kerahiman Ilahi, jelas Romo.

Santa Faustina menekankan pentingnya kepercayaan kepada belas kasih Allah, terutama bagi jiwa-jiwa yang paling berdosa, serta devosi pada jam Kerahiman Ilahi (pukul 15.00) dan doa Kaplet Kerahiman Ilahi, tutup Pastor Moderator THS-THM Distrik KAK itu.

Sambutan Ketua Distrik KAK, Beni Nahas, melalui wakil ketua distrik Dus Bria, ia mengucapkan selamat kepada seluruh umat secara keseluruhan, terkhususnya THS-THM KAK yang telah melaksanakan kegiatan kerahiman ilahi.

Ia juga mengatakan bahwa THS-THM Distrik KAK sudah melaksanakan kerahiman selama 4 tahun, jelas Dus Bria.

Wakil Ketua Distrik KAK juba berterima kasih kepada Pater Sil selaku pengelola Taman Doa Yesus Maria Oebelo yang selalu siap menerima THS-THM untuk melakukan kerahiman tiap tahun di tempat itu. Terima kasih juga kepada Romo Roy yang turut serta dalam misa itu dan Pastor Moderator THS-THM Distrik KAK, Romo Yalo. Terima kasih juga Kepada Romo Vikjen Keuskupan Agung Kupang yang telah memimpin misa pada saat ini.(*).




0/Komentar/Komentar

Lebih baru Lebih lama

Responsive Ad Slot

Responsive Ad Slot