Disambut Tarian Ma’ekat & Likurai Meriah, SPK Buka Perayaan HUT RI ke-81 di Kokbaun

 

Berita-Cendana.Com-Kokbaun,- Kecamatan Kokbaun berwarna cerah dan penuh sukacita. Kedatangan Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Hidup Kemenko Pangan RI, Jenderal Purnawirawan Simon Petrus Kamlasi (SPK), disambut meriah dengan tarian adat Ma’ekat dan Likurai, sekaligus membuka rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 tingkat Kecamatan, Senin (10/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Camat Kokbaun Andy Kalumbang memaparkan kondisi riil wilayah dan harapan masyarakat. Kecamatan yang terdiri dari enam desa ini memiliki potensi besar mulai dari kopra, kemiri, asam jawa, hingga kacang hijau, namun masih terkendala akses jalan dan pemasaran hasil bumi, termasuk tumpukan telur yang seringkali terpaksa menumpuk di tangan masyarakat.

Salah satu warga,  Benyamin, momen ini sangat berkesan. “Kami baru pertama kali melihat dan bertemu langsung dengan Bapak Jenderal. Sangat bersyukur dan berterima kasih, HUT RI tahun ini terasa sangat berbeda. Meski akses ke sini belum memadai, namun perhatian pejabat negara sampai ke tengah kami,” ucapnya haru.

Pesan SPK: Merdeka dari Keterbelakangan

Dalam arahannya, SPK mengaku ini adalah kunjungan perdananya ke Kokbaun. “Terima kasih karena kalian tidak hanya melihat, tapi juga percaya. Meski jalan rusak, meski kondisi belum sempurna, kita tetap hidup, kuat, dan kompak untuk melangkah maju. Mari kita bertekad merdeka dari keterbelakangan. Saya yakin kita punya masa depan,” tegasnya.

SPK menjelaskan tugasnya mengawasi sinergi lintas lembaga mulai dari Badan Pangan Nasional, Badan Gizi Nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bulog, hingga pengelolaan lingkungan hidup. Hasil kerja nyata mulai terlihat seperti proyek garam di Rote, tambak udang di Sumba Timur, hingga pembangunan kampung nelayan.

Khusus persoalan harga telur dan hasil bumi yang sering jatuh karena kendala transportasi, SPK menjamin tidak akan ada lagi penumpukan yang merugikan peternak.

“Melalui Mekanisme Pangan dan Gizi, telur bisa diserap sebanyak 9.000 butir per minggu untuk sekitar 3.000 penerima manfaat. Nanti akan disiapkan penyimpanan dingin, pembangunan kebun sayur, dan penyerapan langsung agar harga hasil bumi tetap terjaga dan masyarakat mendapat keuntungan yang layak,” janjinya.

Di akhir sambutan, SPK menegaskan keterbukaan dan komitmennya. “Saya tidak banyak berjanji, saya bekerja. Nomor telepon saya bisa diambil dan dihubungi kapan saja, aktif 24 jam. Jika tidak terhubung, sampaikan saja ke istri atau keluarga saya, pasti sampai pesannya. Terima kasih atas penyambutan yang luar biasa ini, semoga kebersamaan ini terus berlanjut dan Tuhan memberkati langkah kita semua,” pungkasnya disambut tepuk tangan meriah seluruh warga. (*).

 


0/Komentar/Komentar

Lebih baru Lebih lama

Responsive Ad Slot

Responsive Ad Slot