Berita-Cendana.Com- KUPANG,- Dalam upaya penanganan pasca bencana gempa di Flores, Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) NTT menawarkan pendekatan pemulihan yang menyeluruh, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik infrastruktur, tetapi juga pemulihan psikologis masyarakat melalui terapi trauma healing.
Bencana alam meninggalkan jejak kecemasan, ketakutan mendalam, dan beresiko menimbulkan gangguan stres pasca trauma (PTSD) jika tidak ditangani secara menyeluruh. Hal itu disampaikan oleh Ketua Pemuda Katolik Komda NTT Yuven Tukung, pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Pendekatan Strategis: Fase Intervensi Awal (Psychological First Aid / PFA)
Relawan Pemuda Katolik NTT merancang langkah-langkah strategis untuk membantu pemulihan batin para penyintas, dimulai dari tiga fondasi utama:
(1). Menyediakan Ruang Aman. Mengisolasi penyintas dari bahaya fisik mendesak dan menempatkan mereka di area yang stabil secara emosional, tempat di mana mereka merasa terlindungi dan tenang.
(2). Stabilisasi Emosi. Membantu menenangkan kepanikan melalui teknik pernapasan dalam (deep breathing) dan penenang diri (grounding), agar penyintas dapat kembali merasa terkendali dan aman.
(3). Pendengaran Aktif Tanpa Menghakimi. Mendengarkan keluhan atau cerita penyintas dengan tulus tanpa menghakimi, tanpa memaksa, dan tanpa memberikan janji-janji yang tidak realistis. Kadang, yang paling dibutuhkan adalah seseorang yang mau mendengarkan.
Bersama Pulihkan Luka, Bangkitkan Harapan
Pemuda Katolik Komda NTT mengajak semua pihak untuk bergotong royong. "Mari kita bekerja dengan semangat solidaritas, gotong royong, transparansi, dan pelayanan untuk membantu saudara-saudari kita yang terdampak bencana. Terima kasih atas kerja sama dan pengorbanan teman-teman semua. Tuhan memberkati setiap langkah pelayanan kita".
Bantuan materiil sangat dibutuhkan, tetapi penyembuhan jiwa tidak boleh terlupakan. Di tengah reruntuhan dan ketakutan, kehadiran, perhatian, dan pendengaran yang tulus adalah obat yang tak ternilai harganya.
Salam Pemuda Katolik!
Pro Ecclesia et Patria — Untuk Gereja dan Tanah Air. (Berita-Cendana.Com / Pemuda Katolik Komda NTT)(*).

Posting Komentar