Berita-Cendana.Com- Kupang,- Bupati Sumba Barat Daya, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal tersebut disampaikan oleh Ratu Ngadu Bonu Wulla, ST di halaman Kantor Gubernur NTT pada Senin, 26 Oktober 2026.
Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla menyatakan bahwa harapan besar diletakkan pada penguatan UMKM di daerah. Langkah pertama yang dilakukan adalah memastikan para pelaku usaha memiliki akses terhadap pembiayaan yang memadai agar potensi yang dimiliki dapat berkembang secara maksimal.
"Kita ingin UMKM mendapatkan akses pembiayaan, sehingga potensi yang mereka miliki benar-benar dapat dikembangkan. Pemda memberikan dukungan sangat besar, baik berupa permodalan maupun peralatan. Dipastikan UMKM di Sumba Barat Daya akan naik kelas," tegas Bupati Ratu Wulla.
Dukungan tidak berhenti pada bantuan fisik dan dana saja. Pembinaan juga mencakup peningkatan kemampuan manajemen keuangan pelaku usaha, agar bantuan yang diberikan dapat dikelola secara tertib, akuntabel, dan berkelanjutan.
Salah satu komoditas unggulan yang terus dikembangkan adalah rumput laut. Kelompok-kelompok pengelola sudah terbentuk di masyarakat, namun hingga saat ini hasil produksi sebagian besar masih dipasarkan ke Surabaya. Pemda menyadari perlunya langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar komoditas andalan ini.
"Potensi rumput laut sebenarnya besar, namun pasarnya sejauh ini masih terpusat ke Surabaya. Harus ada langkah agar produk unggulan kita ini dapat menjangkau pasar yang lebih luas lagi," ungkapnya.
Sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menunjukkan tren positif yang menggembirakan. Bupati melaporkan adanya peningkatan PAD dari tahun ke tahun, pada tahun 2024 persentase peningkatan berada di angka 39 persen, dan tahun berikutnya berhasil naik menjadi lebih dari 40 persen.
"PAD kita terus menunjukkan peningkatan yang menggembirakan. Potensi sebenarnya sudah ada, tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan lebih baik," ujar Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla.
Pemerintah Kabupaten juga mencatat adanya potensi yang belum sepenuhnya tergarap optimal, antara lain dari sektor pariwisata dan retribusi daerah. Langkah percepatan dan digitalisasi pengelolaan sedang dilakukan agar seluruh sumber pendapatan daerah dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemajuan masyarakat Sumba Barat Daya.
Dengan sinergi antara penguatan UMKM, pengembangan komoditas unggulan, dan optimalisasi potensi daerah, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya optimis perekonomian daerah dapat terus tumbuh dan kesejahteraan masyarakat meningkat secara nyata.(*).
