Berita-Cendana.Com- Waikabubak,- Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam membangun prestasi bola voli dari daerah melalui sinergi strategis bersama PBVSI, dalam pelantikan Pengurus Kabupaten (Pengkab) PBVSI Sumba Barat periode 2026–2030 di Aula SD Negeri Tabulo Dara Senin, 13 April 2026
Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, Winston Neil Rondo, menegaskan bahwa Sumba Barat memiliki posisi strategis sebagai salah satu basis utama pengembangan bola voli di Nusa Tenggara Timur.
“Sumba Barat kita dorong menjadi episentrum kekuatan bola voli di Sumba Raya. Potensinya lengkap—kompetisi hidup, talenta ada, dan perangkat pertandingan tersedia. Tugas kita adalah memastikan semua itu dikelola dengan sistem yang benar,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa arah pembinaan ke depan harus berbasis sistem, terukur, dan meninggalkan pola kerja yang tidak terstruktur.
“Kita tidak bisa lagi bekerja secara parsial. Semua harus masuk dalam satu sistem pembinaan, satu standar, dan satu komando organisasi. Di situlah letak kekuatan kita membangun prestasi,” lanjutnya.
Sebagai bagian dari roadmap menuju Pekan Olahraga Nasional 2028, PBVSI NTT menetapkan sejumlah agenda strategis yang akan dijalankan secara konsisten: Sertifikasi dan standarisasi pelatih di zona Sumba Raya, dengan Sumba Barat sebagai tuan rumah pada Minggu ke 3 Juni 2026 Penerapan seleksi atlet berbasis sport science mulai Agustus 2026.
melalui digitalisasi data performa atlet Penguatan sistem kompetisi berjenjang untuk meningkatkan jam terbang atlet Penegasan koordinasi satu pintu di bawah PBVSI guna memastikan tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel.
Menurut Winston, target besar yang ingin dicapai bukan sekadar keikutsertaan dalam PON, tetapi membangun lompatan prestasi dari daerah.
“Saya ingin anak-anak dari kampung-kampung di Sumba Barat berdiri di podium nasional. Itu hanya bisa dicapai kalau kita bekerja dengan disiplin, konsisten, dan berbasis sistem,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Yohanis Dade menegaskan bahwa pemerintah daerah siap menjadi bagian dari sistem pembinaan tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Sumba Barat memberikan dukungan penuh terhadap program PBVSI. Olahraga harus menjadi wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan berprestasi,” tegasnya.
Ketua Pengkab PBVSI Sumba Barat yang baru dilantik, Yehuda Malorung, menyatakan kesiapan untuk menjalankan mandat organisasi dengan menekankan pentingnya soliditas internal dan kolaborasi lintas pihak.
Dalam waktu dekat, Pengkab PBVSI Sumba Barat akan menggelar Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) serta menyiapkan sejumlah agenda kompetisi, termasuk Bupati Cup dan PGRI Cup, sebagai bagian dari penguatan pembinaan atlet di tingkat lokal.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan PBVSI, Sumba Barat diyakini akan menjadi salah satu pilar utama dalam membangun kekuatan bola voli Nusa Tenggara Timur menuju level nasional.(*).

Posting Komentar