Berita-Cendana.Com- Soe,- Pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Kabupaten Timor Tengah Selatan diharapkan tidak hanya berfokus pada berdirinya bangunan fisik semata, melainkan juga mampu menghadirkan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat setempat.
Demikian disampaikan pemerhati masyarakat Kabupaten TTS sekaligus praktisi hukum, Yabes Nubatonis, S.H., di Soe, Rabu (7/10/2026).
Yabes menegaskan, sejak tahap pelaksanaan pembangunan, warga desa harus diberi ruang dan kesempatan terlibat sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku. Jika tersedia tenaga kerja maupun pengusaha lokal, tidak perlu mendatangkan pihak dari luar daerah.
"Pembangunan Kopdes Merah Putih jangan hanya dilihat dari berdirinya bangunan. Sejak pekerjaan dimulai, masyarakat lokal harus dapat kesempatan terlibat sehingga ada manfaat ekonomi yang langsung dirasakan. Kalau ada tukang lokal, buat apa cari tukang bangunan dari luar? Kalau ada pengusaha lokal, diharapkan dilibatkan dalam pekerjaan tersebut."
Keterlibatan ini penting agar semangat pemberdayaan masyarakat benar-benar berjalan sejak awal, bukan baru dipikirkan setelah gedung koperasi berdiri. Masyarakat pun akan merasa memiliki terhadap keberadaan Kopdes karena ikut membangunnya.
Lebih jauh, Yabes berharap keberadaan Kopdes Merah Putih menjadi wadah pengembangan berbagai potensi ekonomi desa, mulai dari pertanian, peternakan, perdagangan, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga produk unggulan khas masyarakat setempat.
"Hadirnya pembangunan Kopdes Merah Putih harus melibatkan masyarakat dan pengusaha lokal di desa tempat koperasi dibangun. Sehingga pemberdayaan masyarakat benar-benar terwujud untuk peningkatan ekonomi warga itu sendiri."
Pembangunan Kopdes Merah Putih di TTS diharapkan berlangsung secara transparan, akuntabel, dan profesional, dengan tetap mengedepankan prinsip pemberdayaan serta memberi ruang yang proporsional bagi warga setempat.
"Harapannya, manfaat Kopdes tidak hanya dirasakan setelah koperasi beroperasi. Sejak proses pembangunannya pun masyarakat sudah mendapat manfaat melalui kesempatan kerja dan perputaran ekonomi di desa," tegas Yabes Nubatonis.
Dengan demikian, Kopdes Merah Putih tidak sekadar menjadi bangunan baru di tengah desa, melainkan menjadi instrumen nyata yang membuka peluang ekonomi, meningkatkan pendapatan, dan mendorong kemandirian masyarakat lokal di Kabupaten TTS.(*).
