Iklan

Politik

Paul Silla Bantah Tuduhan Mobilisasi Massa: Saya Hanya Pergi ke RT, Bukan Mengerahkan Orang

, Oktober 07, 2026 WIB Last Updated 2026-10-07T11:54:57Z

Berita-Cendana.Com- Boking,-  Paul Silla secara tegas membantah keterlibatannya dalam peristiwa amukan massa dan perusakan kediaman Ondi Tanaem yang terjadi di Desa Meusin, Kecamatan Boking, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Ia juga menuntut Antoneta Tahey, istri Ondi Tanaem, untuk mempertanggungjawabkan tuduhan yang ditujukan kepadanya.

Pernyataan ini disampaikan Paul Silla kepada awak media melalui pesan WhatsApp pribadi pada Rabu (7/10/2026).

Paul menegaskan bahwa tuduhan ia mengerahkan atau memobilisasi warga menggunakan kendaraan pick up adalah tidak benar.

"Saya ke mana-mana selalu pakai pick up untuk memuat hasil, bukan memuat massa seperti tuduhan Mama Antoneta Tahey. Saya akan menuntut pertanggungjawaban dari beliau yang menuduh saya memuat orang untuk merusak rumahnya."

Ia menjelaskan kehadirannya di lokasi berawal dari ajakan Arnold Silla, paman kandung korban, pada 3 Oktober 2026 sekitar pukul 21.00 Wita, untuk pergi ke kediaman Ketua RT 05 Desa Meusin pada keesokan harinya. Tujuannya semata-mata membantu menyelesaikan persoalan kekeluargaan terkait laporan orang tua korban mengenai percakapan di media sosial antara Ondi Tanaem dengan anak tersebut.

Sesampainya di kediaman RT 05 pada 4 Oktober 2026, Paul Silla bersama orang tua korban mendapat keterangan dari Ketua RT bahwa panggilan klarifikasi kepada Ondi Tanaem sudah disampaikan, namun yang bersangkutan menyatakan belum ada waktu untuk bertemu.

"Saya dan orang tua korban tiba di rumah RT, kami mendapat informasi bahwa Ondi Tanaem belum ada waktu bertemu. Setelah itu saya langsung pamit dan pulang. Saya tidak tahu apa-apa soal perusakan itu," jelas Paul.

Ia menegaskan tujuannya hadir hanya untuk mendengar dan berharap persoalan diselesaikan secara damai melalui musyawarah di tingkat RT, bukan untuk mengerahkan warga.

Adik Paul Silla, Markus Silla, yang namanya juga disebut dalam tuduhan, turut membantah keras keterlibatannya. Ia menyatakan hanya ikut hingga ke kediaman RT 05, dan setelah mengetahui pertemuan tidak terlaksana, ia langsung berpamitan dan kembali ke sawah.

"Saya hanya sampai di RT untuk mendengar saja. Karena tidak jadi, saya langsung kembali menjaga burung di sawah," ungkap Markus.

Keterangan Paul Silla dan Markus Silla ini melengkapi rangkaian peristiwa yang sebelumnya dipaparkan oleh pihak keluarga Ondi Tanaem. Hingga saat ini, kasus telah dilaporkan ke Polsek Boking dengan nomor laporan STTLP/22/X/2026/Sek-Boking. Pihak berwenang diharapkan mengusut tuntas peristiwa ini dan memanggil semua pihak yang disebutkan untuk memberikan keterangan guna menegakkan keadilan.(*).





Komentar

Tampilkan

  • Paul Silla Bantah Tuduhan Mobilisasi Massa: Saya Hanya Pergi ke RT, Bukan Mengerahkan Orang
  • 0

Terkini

Ads

float