Joni Sang Penyelamat Merah Putih Berduka, Satgas Yonif RK 744/SYB Berikan Bantuan

Berita-Cendana.com- Belu,- Turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Viktorlyno Fahik Marsala (58) Bapak dari Joni sang penyelamat bendera merah putih.

Selain tugas pokok menjaga wilayah perbatasan SATGAS PAMTAS YONIF RK 744/SYB memiliki tugas tambahan untuk misi kemanusiaan dimana saat mendapat informasi atas meninggalnya masyarakat di wilayah pos binaannya, anggota pos Silawan Satgas Pamtas Yonif RK 744/SYB  pada kesempatan pertama mendatangi rumah duka untuk membantu meringankan beban dari keluarga yang ditinggalkan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Letkol Inf Alfat Denny Andrian, kepada medih melalui rilis tertulisnya di Belu, NTT, Senin (14/09/2020).

Dikatakannya, Joni (16) anak yang kini duduk di kelas 3 SMP merupakan sosok anak yang sempat viral atas keberaniannya menyelamatkan bendera merah putih yang tersangkut di ujung tiang ketika upacara bendera dilaksanakan, bahkan presiden RI, Menteri, Panglima TNI dan pejabat tinggi lainnya sangat mengapresiasi keberanian anak tersebut.

"Anggota yang berjumlah 4 orang dipimpin WaDanpos silawan Serda Miller Krey mendengar berita duka langsung merapat di rumah duka RT 12/03 Dusun Halimuti Desa Silawan. Adapun riwayat almarhum sebelum meninggal yaitu karena sakit asma dan stroke. Almarhum meninggal di (RSU) Atambua tadi pagi sekitar jam 6 wita dan rencana akan dimakamkan tanggal 16 di Halaman rumah Duka desa silawan." jelas Denny

Di tempat terpisah Danpos Silawan Letda Inf Felisianus Nainatu mengatakan bahwa yang dilakukan personel silawan adalah bagian dari misi kemanusiaan yakni membantu warga yang kedukaan hingga proses pemakaman sesuai adat dan kebiasaan di wilayah setempat.

"Bantuan yang diberikan personel pos Silawan yang berjumlah 4 orang diantaranya menyiapkan tempat dengan membuatkan tenda dan kegiatan lainnya yang dibutuhkan sanak keluarga Almarhum." ungkap Danpos yang biasa disapa Felix tersebut.

Suasana haruh pun seketika meledak di lcokasi ketika jenazah diantar ke rumah duka, tak mampu menahan kehilangan tersebut isak tangis tidak henti-hentinya terdengar dari seluruh keluarga yang ditinggalkan.

Dominggus Muhammad Ali MQ (56) dari pihak keluarga mengucapkan terima kasihnya atas bantuan pos silawan yang sudah dengan segenap hati membantu meringankan beban keluarga dari Joni. (AT)

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot