Kadis P&K Kota Kupang Buka IHT SMP Negeri 12 Kota Kupang

Berita-Cendana.com – Kota Kupang,- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Drs. Dumuliahi Djami, M.Si membuka kegiatan IHT di SMP Negeri 12 Kota Kupang.  Kegiatan IHT (In House Training) pada hari Rabu, 08/12//2021, guna mengevaluasi proses pembelajaran dan mempersiapkan proses pembelajaran digital untuk tahun ajaran baru. 


Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 3 hari terhitung, mulai sejak tanggal 8-10 Desember 2021 bertempat di SMP 12 Kota Kupang


"Kawan-kawan dalam masa training dan mengevaluasi pembelajaran yang telah dilakukan selama ini dalam proses belajar mengajar, apa kelebihannya dan apa kelemahannya. Kelebihan itu dilanjutkan sedangkan kelemahan itu diperbaiki agar kedepannya bukan jadi kelemahan atau kekurangan lagi tetapi sudah harus diisi secara baik," beber Kadis.


Guru-guru SMPN 12 mempersiapkan proses pembelajaran digital sebagai jawaban terhadap program dari Kementrian tentang digitalisasi pendidikan.  Setiap tahun para guru melakukan IHT dalam rangka mengevaluasi. Mengevaluasi proses belajar sebelumnya untuk mempersiapkan proses pembelajaran di tahun berikutnya. 


Kadis berharap, IHT ini tidak hanya sekedar program tetapi benar-benar guru-guru mengikuti kegiatan tersebut secara baik sehingga aplikasinya demi peningkatan proses belajar mengajar siswa. Tentunya berimplikasi terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMPN 12.


Pada tempat yang sama Kepala Sekolah SMPN 12 Elisabeth Lensi, S.Pd kepada media ini bahwa mereka  sedang evaluasi proses pembelajaran dari semester ke semester atau dari tahun ke tahun. Apalagi pendidikan di abad ke-21 ini  mengharuskan untuk pengembangan pembelajaran digitalisasi, karena itu tentu sebagai kepala sekolah berusaha untuk mengubah proses pembelajaran dari tahun-ke tahun. Apalagi sekarang ini digitalisasi wajib karena pandemi  lebih familiar dengan pembelajaran daring dan luring, jelas Kepsek. 


Lanjutnya bahwa luring bagi anak-anak yang memang tidak memiliki fasilitas handphone android. Selama masa pandemi mereka mengikuti pembelajaran online. Tentunya mereka juga  berusaha untuk selalu mengubah strategi pembelajaran yang memberi dampak positif pada anak. Para guru lebih mengutamakan hasilnya pada anak nanti  oleh karena itu selalu mengevaluasi kinerja selama ini dengan melaksanakan IN HOUSE TRAINING hampir setiap tahun pelajaran. 


"IHT yang sekarang merupakan lanjutan tahun kemarin karena di masa pandemi kemarin dibatasi kalau sekarang sudah ada tatap muka terbatas dan hampir semua guru sudah vaksin sehingga kami bisa bertemu dan tetap taat prokes"jelas Kepsek. 


Pembelajaran selama ini berjalan dengan baik namun masih ada anak yang mungkin karena kehabisan paket data sehingga tidak bisa ikut tetapi pada umumnya mereka tetap ikut, karena kondisi pandemi masih ada anak yang memang kesulitan, tutup Kepsek SMPN 12 itu.(LT/RS).



0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot