Berita-Cendana.Com- Kupang,- Kepala Sekolah SMK Negeri 2 Kupang memaparkan Produk-produk dari hasil pembelajaran kolaborasi guru di siswa. Paparan itu saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti kunjungi NTT Mart by One School One Product (OSOP) di SMK Negeri 2 Kupang.
Demikian disampaikan oleh Kepala SMK Negeri 2 Kupang Hebner Dakabesi, S.Pd.,M.Pd usai menerima kunjungan Menteri Dikdasmen Abdul Mu’ti ke SMKN 2 Kupang pada Selasa, 5 Mei 2026.
“Kursi dan meja yang dipajang di galeri NTT Mart adalah hasil dari keahlian teknik konstruksi dan perumahan siswa. Selain itu ada juga desain dan informasi bangunan, teknik pengelasan. Kami juga memiliki produk dari energi terbarukan dimana terdapat alat cas hp dari solar sel. Jadi kami memanfaatkan berkat matahari yang tiada batasnya,” ujar Kepsek.
Menurutnya, NTT Mart by OSOP SMKN 2 Kupang juga menampung produk dari sejumlah SMA/SMK yang ada di Kota Kupang, sehingga ada produk fashion dan makanan, ini adalah bentuk sinergi kolaborasi yang kolektif antara sesama SMK yang ada di Kota Kupang untuk mendukung program Gubernur dan Wakil Gubernur NTT by OSOP, katanya.
Kepala SMKN 2 Kupang Hebner Dakabesi menjelaskan bahwa produk di NTT Mart by OSOP SMKN 2 Kupang dihasilkan dari kolaborasi pembelajaran antara guru dengan siswa dimana produk yang dihasilkan memiliki nilai jual. Hebner juga menjelaskan sejumlah program keahlian di SMK Negeri 2 Kupang yakni terdapat 11 program keahlian dan 12 konsentrasi keahlian.
NTT Mart by OSOP di SMKN 2 Kupang juga tidak hanya menjual produk tapi juga ada penjualan jasa misalnya podcast dan perfilman yang bisa melakukan live streaming YouTube dan penyiaran lapangan. Kalau otomotif menjalankan jasa perbaikan dan perawatan ringan misalnya penggantian Oli mesin serta ada geomatika yang menjual jasa pengukuran tanah, jasa perencanaan bangunan serta perhitungan RAB.
Menurut Kepala Sekolah bahwa pihaknya akan terus berinovasi menghasilkan produk baru untuk menjawab kebutuhan yang ada di masyarakat. “Untuk menjadi SMK yang berdampak bagi masyarakat, kami akan melihat peluang pasar kemudian menghasilkan produk yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat”.
Perlu diketahui sebagian produk yang ada di NTT Mart by OSOP SMKN 2 Kupang berasal dari limbah yang kemudian di sulap menjadi barang yang memiliki nilai jual. “Kami disini namanya sekolah jadi produk yang dihasilkan belum diproduksi secara massal karena kami beda dengan usaha-usaha tetap seperti mebel, bengkel dan lainnya namun kami memandang bahwa program Gubernur dan Wakil gubernur menyangkut OSOP menjadikan sekolah sebagai laboratorium limbah bagi pengembangan usaha sehingga limbah yang ada disulap jadi barang yang bernilai jual”.
SMK Negeri 2 Kupang juga sedang mengembangkan energi terbarukan yang memanfaatkan sinar matahari dengan kekayaan yang tak terhingga ini untuk menerangi kampung-kampung yang sulit dijangkau oleh PLN. Selain itu juga mengembangkan bisnis plan untuk NTT Mart by OSOP sehingga kedepan lebih baik dan lebih profesional dalam pengelolaannya. Harapannya SMK Negeri 2 Kupang dapat menjadi sekolah yang berdampak bagi masyarakat NTT khususnya masyarakat Kota Kupang.(*).

Posting Komentar