Berita-Cendana.Com- ATAMBUA,- Turnamen Bola Voli Demokrat Cup Belu 2026 yang diikuti 24 tim mendapat perhatian khusus dari Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, Winston Neil Rondo. Ia menegaskan kompetisi ini tidak boleh berhenti hanya pada perebutan juara dan piala, melainkan harus menjadi panggung pencarian bibit unggul bola voli dari Belu untuk masuk dalam jalur pembinaan menuju PON XXII NTT–NTB 2028.
"Saya melihat 24 tim ini bukan sekadar 24 peserta, tetapi 24 kumpulan mimpi dan talenta. Karena itu jangan sampai turnamennya selesai, bakat mereka ikut selesai. PBVSI Belu harus mencatat pemain-pemain potensial yang muncul dari kompetisi ini dan memastikan mereka mendapatkan pembinaan lebih lanjut," tegas Winston saat menghadiri pembukaan Demokrat Cup Belu, Rabu (26/8/2026).
Voli Olahraga Rakyat NTT, Potensi Tersembunyi di Kampung-kampung
Winston menekankan geliat kompetisi di Belu sekaligus memperlihatkan mengapa bola voli layak disebut olahraga rakyat NTT. Dari lapangan-lapangan sederhana di kampung, sekolah, hingga klub-klub desa, tersimpan potensi besar yang harus ditemukan dan dipersiapkan menjadi kekuatan NTT menghadapi PON 2028.
"PON 2028 semakin dekat. Kita tidak boleh hanya sibuk menyiapkan venue. Venue penting, tetapi atlet dan prestasi jauh lebih penting. Kalau NTT ingin berprestasi di rumah sendiri, pencarian atlet harus dimulai sekarang, dan salah satu tempat terbaik menemukannya adalah melalui kompetisi seperti Demokrat Cup ini," ujarnya.
Pencarian Atlet Dimulai dari Daerah
Pesan ini menjadi sinyal kuat bahwa pembinaan olahraga tidak boleh hanya berpusat di kota-kota besar. Kabupaten Belu dan wilayah perbatasan lainnya memiliki bakat-bakat yang jika ditemukan dan dibina sejak dini, akan menjadi andalan NTT saat menjadi tuan rumah PON dua tahun mendatang.
Demokrat Cup Belu 2026 bukan sekadar ajang kompetisi, ia adalah awal dari perjalanan para atlet muda Belu menuju arena terbesar olahraga nasional. (*).

Posting Komentar