Iklan

Politik

Gubernur Melki Lantik Enam Pimpinan, Jabatan Bukan Hadiah, Melainkan Amanah untuk Kerja Nyata

, September 12, 2026 WIB Last Updated 2026-09-12T03:56:09Z
Berita-Cendana.Com- Kupang,- Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, resmi melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta Kepala UPTD Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) lingkup Pemerintah Provinsi NTT untuk periode 2026–2031. Acara pelantikan, pengukuhan, dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula Fernandez, Kantor Gubernur NTT, pada Jumat, 11 September 2026.
 
Hadir dalam kegiatan ini Wakil Gubernur NTT Dr. Johni Asadoma, Sekretaris Daerah Provinsi NTT Drs. Fransiskus Sales Sodo, jajaran Forkopimda, para Asisten Sekda, Staf Ahli Gubernur, pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, serta pimpinan BUMN dan BUMD.
 
"Jabatan bukan hadiah, bukan pula sekadar titik singgah dalam perjalanan karier. Jabatan adalah amanah. Terima dengan penuh tanggung jawab terhadap masyarakat NTT yang memberi mandat ini,”.
 
Amanah itu harus segera diwujudkan melalui kerja nyata, terutama di tengah tantangan pemulihan pascabencana gempa di Flores yang menjadi prioritas utama pemerintah.
 
 
 
Fokus Utama: Pemulihan Pascagempa Flores, Bukan Hanya BPBD. Gubernur mengingatkan bahwa kerja pemerintah tidak boleh berhenti di fase tanggap darurat. Seluruh perangkat daerah wajib terlibat dalam pemulihan. Memastikan pelayanan dasar masyarakat kembali berjalan, memulihkan aktivitas ekonomi dan sumber penghidupan warga, membangun kembali infrastruktur yang rusak, mengelola anggaran bantuan secara transparan, berintegritas, dan dapat dipertanggungjawabkan karena itu uang rakyat.
 
"Pekerjaan pemerintah tidak boleh berhenti pada tanggap darurat. Kita percepat pemulihan. Bukan hanya BPBD, semua perangkat daerah ambil bagian."
 
 
 
Ubah Cara Pandang. Ciptakan Pendapatan, Bukan Hanya Belanja karena di tengah keterbatasan anggaran dari pusat, Gubernur mendesak seluruh jajaran mengubah pola pikir.
 
"Jangan hanya berpikir bagaimana membelanjakan anggaran, tetapi bagaimana menghasilkan nilai tambah, meningkatkan pendapatan, dan memperluas ruang fiskal daerah."
 
Urusan pendapatan tidak boleh dibebankan hanya kepada Bapenda. Setiap perangkat daerah harus menggali potensi dan memperluas objek pendapatan sesuai kewenangan, mencegah kebocoran keuangan, mendorong digitalisasi pemungutan pendapatan, memperkuat ruang fiskal untuk membiayai pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.
 
 Gubernur menggambarkan para pejabat yang baru dilantik sebagai jenderal lapangan yang harus menguasai persoalan langsung dan mengambil keputusan tepat.
 
"Kita tidak butuh birokrasi yang lambat. Jangan hanya beri penjelasan prosedur, tetapi cari solusi! Gunakan data, sederhanakan proses, bangun koordinasi lintas sektor, dan perkuat komunikasi publik. Masyarakat berhak tahu apa yang dikerjakan, hasilnya apa, dan manfaatnya bagi mereka”.
 
Laporan kepada pimpinan harus menggambarkan kondisi riil di lapangan, bukan sekadar dokumen yang dibuat agar terlihat baik.
 
Gubernur juga menegaskan agar Program Intervensi Perangkat Daerah di Desa terus berjalan dan memberi dampak nyata, memperkuat UMKM, mendorong kemandirian ekonomi desa, dan mempercepat pembangunan dari bawah. Pemulihan bencana tidak boleh menunda kemajuan di sektor lain, baik itu pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata, pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur tetap berjalan.
 
"Saya dan Wakil Gubernur tidak butuh pejabat yang hanya menunggu perintah. Kami butuh pemimpin yang membaca persoalan, mengambil inisiatif, membangun kolaborasi, dan menghasilkan terobosan,”.
 
Di akhir sambutan, Gubernur turut mengenang dan mendoakan korban tragedi di Papua, khususnya tiga putra-putri terbaik NTT. drh. Alfonsius Albinus Mehan, Wili Mbuik, dan Aprida Rapi. Seluruh hadirin sejenak berdoa untuk mereka dan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan.
 
 
 Daftar Pejabat yang Dilantik, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama. 
Theresia Maria Florensia, SE., M.Ec.Dev. Kepala Bapperida Provinsi NTT
Stefania Tunga Boro, S.Pi., MM. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT
 Yosef Maria Ronaldus Amapiran, S.Si. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi NTT
Drs. Naftaly Stevenson Huky, S.STP., M.Pub.Pol. Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTT
Yohanes Abrianto Kore, S.STP., M.Si. Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT 
 
Kepala UPTD SPAM.
- Erasmus Jogo, SE., MM. Kepala UPTD Sistem Penyediaan Air Minum, Dinas PUPR Provinsi NTT.(*).
 

Komentar

Tampilkan

  • Gubernur Melki Lantik Enam Pimpinan, Jabatan Bukan Hadiah, Melainkan Amanah untuk Kerja Nyata
  • 0

Terkini

Ads

float