Berita-Cendana.Com- Kupang,- Ketua Forum Komunikasi Alumni (FORKOMA) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang, Alo Min, meminta seluruh kader PMKRI Cabang Kupang untuk menjadi barometer di tingkat nasional serta menempatkan kedewasaan berpikir sebagai landasan setiap dinamika organisasi. Pesan itu disampaikan saat pembukaan Rapat Umum Cabang (RUAC) PMKRI Cabang Kupang di Aula UPTD Dinas Sosial Provinsi NTT, Rabu (7/10/2026).
Dalam arahannya, Alo Min mengingatkan peserta rapat untuk menjaga ketenangan dan perdamaian. Ia tidak melarang perbedaan pandangan atau perdebatan, namun menegaskan batas yang harus dipatuhi seluruh kader.
"Dinamika itu boleh, itu adalah proses belajar. Namun cukup di dalam ruang rapat. Jangan saling menyerang hingga ke luar. Dinamika jangan berlarut-larut, karena kualitas seorang mahasiswa terlihat dari kedewasaannya dalam berdinamika”.
Ia juga mengingatkan agar perdebatan tidak berlarut-larut hingga membuang waktu dan tenaga tanpa hasil yang bermanfaat.
"Jangan terlalu larut hingga menghabiskan energi untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Jadikan rapat ini tempat mencari solusi, bukan tempat perdebatan yang tidak berujung."
Alo Min menegaskan bahwa PMKRI Cabang Kupang adalah tempat yang subur dan segar bagi pembentukan kader masa depan. Oleh karena itu, setiap kader diharapkan belajar sungguh-sungguh guna mempersiapkan diri menjadi pemimpin bangsa dan negara di masa mendatang.
"PMKRI Cabang Kupang ini tempat yang subur bagi kader, tempat yang segar bagi kader. Belajarlah untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin bangsa dan negara kedepannya."
Pembahasan dalam RUAC ini pun diarahkan untuk mengkaji hal-hal yang dibutuhkan PMKRI hari ini dan hari esok, agar metode pembinaan tetap berjalan sesuai bingkai pembinaan cabang. Setiap kekurangan yang ditemukan harus dijadikan bahan perbaikan, bukan alasan perpecahan.
Pesan paling tegas yang disampaikan Alo Min adalah harapan agar PMKRI Cabang Kupang tidak hanya bergerak di lingkungan sendiri, melainkan menjadi rujukan atau barometer di tingkat nasional.
"PMKRI Cabang Kupang harus menjadi barometer secara Nasional. Lihatlah kekurangan kita, perbaikilah bersama, agar nama cabang ini tidak hanya dikenal di Kupang, tetapi menjadi teladan bagi cabang-cabang lain di seluruh Indonesia."
Pembukaan RUAC ini diharapkan menjadi awal perjalanan baru yang lebih dewasa, lebih bersatu, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat, gereja, serta bangsa Indonesia.
Hadir saat itu para pengurus, Anggota aktif sekitar 400 peserta, Alumni, terdiri dari Alo Min, Gabriel Suku Kotan (GSK) Gredon, Egi Naga dan Lius Tamonob. (*).
