Kemajuan Desa Itu Karena SDMnya Mantap





Beritacendana.com- Soe,- Tak dapat dipungkiri bahwa Kemajuan sebuah desa juga ditunjang oleh sumber daya manusia (SDM) yang ada di desa tersebut.

Sebagai contoh,  dalam menyerap aspirasi masyarakat di tingkat desa (musdus) ataupun musyawarah di tingkat Kecamatan (Muscam) maka tentunya dibutuhkan ide-ide brilian dari masyarakat desa yang memiliki pengetahuan yang mumpuni.

Menyikapi contoh  yang dipaparkan di atas maka beberapa tokoh, Pemerhati pendidikan yang memiliki mimpi besar untuk menyiapkan SDM yang handal di desa Baus, akhirnya merintis dan menyelenggarakan pendidikan Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Abal-Balat Baus.

Pendidikan setara jenjang menengah atas. SMTK Abal-balat Baus yang mulai melaksanakan aktifitas kegiatan belajar mengajar pada tahun 2014 itu meskipun pada awalnya berjalan terseok-seok seadanya ditambah lagi banyak pro -kontra dari pihak tertentu akhirnya juga bisa membuktikan eksistensi keberadaanya dengan mengantongi Izin Operasional dari DIRJEN BIMAS KRISTEN RI dengan NO 436 Tahun 2018.

Berdasarkan Izin operasional itu maka pada tahun pelajaran 2019/2020,  Lembaga ini akan melaksanakan ujian Nasional untuk yang ke 4 kalinya dengan peserta ujian pada tahun ini sebanyak 9 orang.  

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala SMTK Abal-Balat Baus, Defrian A. Tamelan, SE,  kepada media pada Jumat, 24/01/2020 di lokasi  SMTK Abal-Balat Baus seusai kegiatan rapat bersama persiapan Ujian antara Dewan Guru, Staf,  Komite dan Orang tua siswa-siswi serta kegiatan Penerimaan Mahasiswi Praktik Kerja Lapangan  dari STAK ARASTAMAR SOE.

Lanjutnya, Tamelan bahwa, lembaga ini juga memiliki ciri yaitu ingin menyatakan shalom Allah di dunia dengan memperkenalkan kebearan Firman  Tuhan kepada siswa-siswi agar kelak nanti mereka juga memiliki kecerdasan Intelektual,  kecerdasan Sosial dan kecerdasan Spiritual. Ia juga sangat berharap sekiranya ada perhatian dari pihak-pihak terkait dalam mendukung keberadaan pendidikan ini karena  sangat terbatas sarana prasarana terutama buku referensi untuk bacaan siswa.

Jumlah siswa saat ini berjumlah 42 siswa dan jumlah guru berjumlah 14 orang bergelar (S1),  dan 1 orang diantaranya bergelar S2.

Penulis :TO

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot