Antonius Natun: Sejarah Tak Boleh Dilupakan, Didorong Demi Kemajuan Daerah

Berita-Cendana.com- Kupang,- Dalam Pertemua di Pemakaman Raja Sonbai ke-III anggota DPRD Kabupaten Kupang Antonius Natun Kepada media ini bahwa, sejarah itu tidak boleh dilupakan dan harus didorong demi kemajuan daerah.

Hal ini disampaikan di sela-sela kegiatan pertemuan memperingati mangkatnya Raja Sobe Sonbai III ke-98 tahun yang dilaksanakan di Sonaf Nai Me, Fontein Kota Kupang pada hari Sabtu, 22/082020.

Pada momentum ini, Anton Natun menyampaikan bahwa, Almarhum Timotius Natun yang juga orangtua kandungnya memiliki peran besar dalam pembangunan patung Sonbai Pertama tahun 1980 dan untuk diketauhi mereka bagian dari keturunan Meo Smaut dan siap mendukung langkah selanjutnya yang dilakukan oleh keluarga Sonbai bersama pemerintah dengan tujuan menjaga dan menghormati serta melestarikan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh leluhur terutama perjuangan para Raja Timor karena Raja Timor bersatu dan mengusir penjajah saat itu sebagai wujud cinta mempertahankan NKRI dan tanah Timor. Jelas Anton.

Oleh karena itu, harus melakukan berbagai terobosan dan berani melestarikan semangat patriotisme dari Raja Sobe Sonbai III yang sangat gigih berjuang merebut kemerdekaan dan mempertahankan tanah Timor dari penjajahan belanda saat itu, semangat kobar mereka itu yang perlu dipertahankan.

Pemuda harus memiliki gagasan–gagasan besar, kritis, konstruktif dan terlibat aktif dalam proses pembangunan daerah di tengah perkembangan dunia yang sangat kompleks. Pemuda harus optimis dan memiliki sikap juang tinggi serta harus menjaga nilai-nilai budaya yang sudah diwariskan oleh leluhur.

Anggota DPRD dua periode mengungkapkan bahwa, sejarah membuktikan para Raja yang telah berjuang dengan berani untuk merebut kemerdekaan dan mempertahankan tanah Timor dari penjajahan dan hal ini harus diperhatikan dengan baik oleh pemerintah karena tanpa perjuangan mereka termasuk Raja Sobe Sonbai III kita tidak menikmati kemerdekaan hari ini di tanah Timor.

Anton meminta agar Situs Sonbai dan situs Raja-raja Timor yang diakui oleh konstitusi dapat diperhatikan dengan baik oleh pemerintah sehingga memberikan edukasi kepada masyarakat luas dan khususnya generasi muda mengenai pentingnya mengenang dan menghormati para Raja yang telah berjuang merebut kemerdekaan dari penjajahan belanda.

Upaya lain yang harus dilakukan yakni dokumen-dokumen sejarah perjuangan para Raja Timor harus dicatat secara baik dan disimpan pada instansi terkait dan harus diabadikan dalam bentuk nama jalan yang bisa diceritakan untuk generasi penerus sehingga dapat di kenang oleh masa yang akan datang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Para Usif, Meo sedaratan Timor, Kepala Suku sedaratan Timor, Bupati Malaka, Bupati TTU, Ketua DPRD NTT Ir. Emilia Nomleni, Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi NTT Johana E. Lisapaly dan tokoh masyarakat se- daratan Timor.

Penulis: Yulius Tamonob.

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot