Dinas Koperasi Kota Kupang, Hingga 23 November Sudah Mencapai 5.000 Pendaftar

Berita-Cendana.com- Kupang,- Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kota Kupang Kepada media  ini bahwa Pembukaan pendaftaran  UMKM Kota Kupang sejak awal Agustus hingga 27 November 2020, target tidak ditentukan namun hari ini 23 November sudah mencapai 5.000 orang lebih.


Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi Kota Kupang, Danberti Eben Dapamerang di Jalan R.W Monginsidi 1 nomor 3 Kupang NTT pada hari Senin, 23/11/2020 pagi. 



5.000 lebih ini hanya masyarakat Kota Kupang, sebenarnya Provinsi juga melayani juga. Kalau kuota seluruh Indonesia itu berjumlah 12 Juta namun pada akhir September itu sudah 9 juta, kurang sekitar 3 juta namun bisa juga tambah lagi. Ucap Kadis Koperasi.


Lanjut, Kepala Dinas Koperasi menghimbau kepada masyarakat Kota Kupang yang sudah pernah menerima alangkah lebih baiknya jangan memasukan berkas lagi karena kalau ada data ganda tentunya sistem menolak secara otomatis. Jelas Eben.


Kami menemukan sejumlah data yang ganda, karena sudah dapat di Provinsi tetapi masih masukan data di Kota lagi, kalau jumlah yang sudah dapat dan belum dapat Dinas Koperasi Kota Kupang belum memperoleh data dari Pusat terkait jumlah penerima, disini menerima dan mengentri saja data-data yang masuk. 


Selain itu, terkait untuk membuktikan bahwa benar masyarakat itu ada usaha atau tidak. Maka itu kita tambahkan satu syarat yaitu surat keterangan usaha dari Lurah karena RT lebih tahu tentang keberadaan masyarakat ada usaha atau tidak, karena surat pengantar dari RT kemudian Lurah mengeluarkan surat keterangan usaha. Ucap Kadis Koperasi.


Kepala Dinas Koperasi menghimbau kepada masyarakat Kota Kupang untuk   memanfaatkan kesempatan ini dengan baik karena ini niat baik dari Pemerintah Pusat yakni Presiden Joko Widodo untuk memberikan modal usaha untuk meningkatkan usaha menengah dan kecil ke bawah.


Harapannya,  kepada masyarakat untuk menggunakan kesempatan ini dengan baik, ini juga membutuhkan kejujuran juga, kalau tidak ada usaha lebih baik jangan masukan berkas. Tetapi kalau mendapatkan dana kemudian terpacu untuk berusaha itu lebih baik lagi. Kemudian daripada itu masyarakat juga taat untuk mengikuti protocol kesehatan karena biaya pengobatan sangat mahal, dan kesehatan itu yang utama. Tutup Kadis.


Penulis: Yulius Tamonob.


0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot