Diduga YS dikeroyok Oleh 4 Orang Pemuda

Berita-Cendana.com-TTS,- Diduga Pengeroyokan kembali terjadi di Desa Nekamese Kie oleh 4 orang pemuda sedang mabuk-mabukan di jalan utama dan menganiaya pengguna jalan YS. Hingga YS mengalami luka-luka pada wajah.


Pengeroyokan tersebut terjadi pada hari Sabtu, 26/12/2020. YS dikeroyok di hadapan istri dan anaknya, karena YS beserta istri dan anak berboncengan bersama dengan motor pada saat itu.


Para ke-4  pemuda tersebut menghadang YS dan menganiaya dirinya hingga berlumuran darah dan sempat pingsan yang disaksikan oleh istri dan anak di sekitaran Oe Nia. Sesudah dianiaya ke-4 orang pelaku melarikan diri dan tak tahu kemana mereka pergi.

 

2 video yang diperoleh media ini yang pertama berdurasi enam menit empat belas detik (6:14), yang kedua enam menit, delapan detik (6:8), YS bersama istrinya menjelaskan kepada pihak TNI yang memfasilitasi pertemuan antara korban dan pelaku saat itu.


Tulis Anggota TNI dari Kodim 1621 TTS kepada media ini  bahwa  "Mereka berpesta minuman keras (miras) jenis sopi lokal di pinggir jalan, Sabtu (26/12/20) disaat umat Kristiani merayakan natal di gereja". Para pemabuk jalanan merusak kedamaian umat yang merayakan Natal, mereka mengganggu setiap pengguna jalan, naasnya, (YS) Korban yang lewat bersama istri dan anaknya di hantam oleh keempat pemuda menggunakan batu dan usuk kayu, dari ke-4 pemuda itu melakukan bersama-sama. Hingga YS Pingsan dan jatuh ke tanah, akhirnya istri (YS) bersama anaknya berteriak minta tolong sambil menangis histeris untuk minta bantuan warga sekitar untuk membantu mereka, dan warga Desa Belle 1 dan Belle 2 yang mengambil air langsung menolong korban. Ungkap Istri YS.


 

Aparat keamanan dari Polsek Kie dan Koramil 1621-02/Amanuban Tengah yang sementara siaga pengamanan Natal dan pendisiplinan warga atas Pandemi Covid segera berangkat menuju TKP. 


Kapolsek Kie Iptu Sunaryo, Kasium Aipda Yulius Don B Asa dan Danpos Ramil Kie Serka Apris Mada beserta para Babinsa Remaja turun lokasi, Minggu 27/12/20 sekitar pukul 14.30 Wita. 


Setibanya di TKP, aparat keamanan dari Polsek Kie dan Koramil 02/ Amanuban Tengah cepat Kumpulkan kedua belah pihak dan dihadiri tokoh masyarakat dan Aparat pemerintah desa, kedua pihak bersepakat untuk damai dan tidak melakukan aksi turunkan masa, namun kasus penganiayaan terhadap (YS) tetap berproses Hukum. Terangnya.


Saat ini masalah tersebut telah ditangani Polsek Kie kedua belah pihak diminta saling melapor ke Pihak Kepolisian Kie.


Rhey Natonis.

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot