Dokter Bram, Sulap Sampah Jadi Uang Untuk Membantu Masyarakat

Berita-Cendana.com- Ende,- Pengabdian Dokter Bram Natanael Sembiring di Kabupaten Ende dengan sejumlah motivasi yang ada dalam dirinya. Ia bekerja dengan hati yang tulus ikhlas untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dan berkekurangan. Maka ia menyulap sampah menjadi uang untuk membantu masyarakat. 


Hal ini disampaikan oleh dokter Bram Natanael Sembiring melalui via WhatsAppnya pada hari Rabu, 23/12/2020. Menurutnya, Upaya mengolah sampah dengan metode 3R atau Reduce (kurangi), Reuse (gunakan kembali).


Jadi Puskesmas Maurole  menerapkan program mengubah sampah menjadi nilai uang, dan uang itu dipergunakan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu dan yang tidak memiliki BPJS Kesehatan. " saya sudah 2 tahun tugas di Ende jadi saya tahu tentang keberadaan ekonomi masyarakat sehingga perlu saya menggunakan cara ini untuk membantu sesama". Ungkapnya.


Lanjut Dokter Bram, Kami mengumpulkan sampah-sampah itu, kemudian dibagi dalam 3 fungsi. Fungsi pertama jual kepada  pengepul, kedua jadikan sebagai kerajinan tangan baru dijual, kemudian ketiga untuk sampah organik kita jadikan sebagai pupuk. Jelasnya.


Selain itu Dokter asal Medan ini mengatakan bahwa, program ini dalam inovasi Bank Sampah, dan sudah di launching pada tanggal 14 Desember 2020. Kegiatan ini sudah berlangsung. Dokter mengaku juga bahwa aplikasi Bank Sampah yang digagas tersebut ia tidak sendirian namun ia bersama dengan Kepala Cabang Pembantu Bank NTT Maurole, Stephanus Nusanumba, SE, dan Organisasi Anak Cinta Lingkungan (ACIL) Ende serta tenaga sukarela yang mengabdi di Puskesmas Maurole. Kata Dokter Bram.


Menurut Dokter, munculnya ide ini karena dia suku Batak (banyak taktik), jadi saya mengamati sumber penghasilan masyarakat adalah mayoritas petani sehingga saya menggunakan cara ini untuk membantu mereka,  ditambah adanya adat istiadat yang kuat seperti musim bertanam. Suku Lio disini wajib hukumnya melakukan tanam serentak dan panen serentak sehingga pada pertengahan musim uang sangat susah sehingga tidak mampu membayar penginapan atau rujukan. Ungkapnya. 


Dokter Bram Natanael Sembiring mengabdi di Maurole melalui program Nusantara Sehat Kementerian Kesehatan Sejak Agustus 2019 lalu, dr. Bram melihat peluang karena sejumlah pasien yang kesulitan membayar biaya pengobatan di Puskesmas pada saat rawat inap ataupun rujukan ke rumah sakit. Tutupnya. 


Penulis: Yulius Tamonob.



0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot