Berita-Cendana.Com - TTS, - Proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Pemilihan Badan Perwakilan Desa dan Rekrutmen Perangkat Desa yang rencananya dilakukan tahun ini bertepatan dengan sejumlah kepala desa dan anggota BPD yang sudah selesai masa jabatan terpaksa ditunda lantaran belum tersedianya anggaran pada APBD induk tahun 2026 untuk membiayai kegiatan tersebut.
Demikian disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD TTS, Marthen Natonis kepada media ini di ruang kerjanya pada Senin, 9 September 2026.
Marthen Natonis menjelaskan bahwa memang sudah dibahas pada saat rapat komisi dan rapat Banggar namun oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mengatakan tidak tersedianya anggaran. Mestinya Pemerintah harus memprioritaskan Pilkades, BPD dan perangkat desa untuk meminimalisir persoalan yang nantinya akan timbul jika tiga kegiatan di desa tidak dilaksanakan dalam tahun ini.
"Pemerintah mesti jeli untuk meminimalisir persoalan yang muncul jika Pilkades ditunda. Kita menjaga situasi yang bakal terjadi nantinya,"jelas Marthen.
Ketua Komisi I, Marthen Natonis menawarkan agar Pemerintah bisa mengusulkan anggaran untuk tiga kegiatan tersebut dianggarkan pada APBD Perubahan tahun 2026 ini dengan menggunakan dana Silpa.
"Saya pikir kalau memang dana Silpa cukup untuk membiayai tiga kegiatan diatas yang kita pakai dana Silpa saja. Tapi nanti dianggarkan pada APBD Perubahan,"tutup Marthen.
Diberitakan sebelumnya, Pilkades untuk 86 desa, Pemilihan BPD dan rekrutmen Perangkat Desa belum bisa laksanakan sesuai tahun ini mengingat belum ada aturan yang menjadi dasar rujukan pelaksanaan ketiga kegiatan dimaksud. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PMD Kabupaten TTS Chris Tlonaen beberapa waktu yang lalu. Lagi pula pemerintah bersama DPRD TTS tidak menganggarkan tiga kegiatan tersebut di APBD induk.(*).

Posting Komentar