Bahlil Lahadalia: Tahan Ijin Pengusaha Seperti Tahan Lapangan Kerja

Berita-Cendana.Com-Kupang,- Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Dalam  kegiatan silaturahmi bersama KADIN NTT dan calon ketua Kadin Indonesia ia mengatakan kalau menahan izin pengusaha sama dengan menahan lapangan pekerjaan. 


Kamar Dagang & Industri (KADIN)  adalah rumah kita bersama, rumah kita untuk tumbuh  secara inflasi dan kolaboratif, dengan memperkuat peran swasta sebagai tulang punggung untuk memulihkan kesehatan dan membangkitkan perekonomian nasional.


Kegiatan ini dilaksanakan di Ballroom Hotel Aston Kupang pada hari Sabtu, 22/05/2021. Silaturahmi KADIN NTT, bersama Menteri Investasi/ Kepala BKPM RI dan calon Ketua umum Kadin Indonesia 2021/2026.


Arsjad Rasjid yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional mengatakan bahwa, Kadin Indonesia harus mampu meningkatkan kualitas hubungan industrial dan menjaga iklim usaha yang kondusif.


Sebagai Calon Ketua Umum Kadin Indonesia 2021- 2026, dia berkomitmen memperkuat dan menghadirkan Kadin baru yang lebih inklusif dan kolaboratif.


Penekanan terhadap komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah akan dibuat lebih terstruktur, termasuk mendorong peran aktif dan melibatkan seluruh asosiasi yang ada di Indonesia dalam prosesnya.


Fokus utama Arsjad adalah memulihkan kesehatan guna membangkitkan ekonomi di Indonesia yang lebih maju.


Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). " menahan ijin sama dengan menahan lapangan pekerjaan".  Pengusaha itu harus bersinergi dengan Pemerintah supaya pemerintah jangan menahan izin. Pengusaha adalah Partner  nya pemerintah. Tegasnya.


Lanjut Menteri Investasi, Pemerintah harus membangun kerja sama dan mendukung Pengusaha, karena pendapatan negara itu 76%, dari pengusaha, artinya pengusaha itu membantu ekonomi negara sangat tinggi, oleh karena itu pemerintah tidak boleh menahan ijin, baik itu izin investasi dan lainnya. Karena gaji-gaji dari kita adalah bagian terbesar dari pengusaha. Tegasnya.


Menurut Bahli Lahadalia, " dulu urus izin investasi sangat sulit, kepala dinas alasan lain, kepala bagian alasan lain, surat sudah diteken namun nomor surat pun belum di kasih, nomor kalau di kasih tapi cap surat belum dikasih, bagaimana izin mau keluar kalau cap surat tidak ada". Ungkap Menteri Investasi itu.


Lanjutnya, artinya sekarang Kementerian kontrol betul kerja sama antara pemerintah dan pengusaha, supaya terjalin keseimbangan, karena Pengusaha itu membuka lapangan pekerjaan bagi anak-anak bangsa, pengusaha adalah bagian terpenting untuk meningkatkan ekonomi bangsa ini. Tegas Bahli Lahadalia.


Sambutan Ketua KADIN NTT, Ir. Paul Liyanto, saling memperkenalkan seluruh pengurus KADIN NTT, dan seluruh pimpinan SKPD. 


Ketua Kadin NTT juga apresiasi seluruh pengurus Kadin di NTT, ia juga berharap agar pengurus Kadin di Kabupaten/ Kota - Se-NTT membangunkan kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah demi kemajuan ekonomi bangsa ini. Ungkapnya.


Hadir pada saat itu, Ketua Kadin NTT, Paul Liyanto, Ketua DPRD Provinsi NTT, Emelia Julie Nomleni, dan seluruh pengusaha NTT, Wakil Kejati NTT, Kepolisian yang mewakili Kapolda NTT, Pimpinan SKPD Provinsi NTT, dan Sekda Kota Kupang.


Penulis: Yulius Tamonob.



0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot