Berita-Cendana.com, Kefamenanu-PMKRI Cabang Kefamenanu beraudiensi bersama Bupati Timor tengah Utara (TTU) dengan beberapa agenda khusus yang perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah di Aula Kantor Bupati pada hari Kamis, (29/4/21).
Dalam diskusi tersebut PMKRI meminta dengan tegas kepada pemerintah daerah untuk mengkaji lebih mendalam terkait angen 100 (seratus) hari kerja dengan beberapa target yang sudah disiapkan.
Pantauan media, Wakil Presedium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Gio Tulasi, mempetaskan kepada pemerintah daerah bahwa PMKRI akan mengawal terus roda pemerintahan di periode ini dan seterusnya sehingga tujuan dan visi misi pemerintah betul-betul terlaksana.
PMKRI juga meminta kepada pemerintah untuk mengkaji lebih mendalam atas program-program pemerintah yang saat ini dilakukan dalam 100 (seratus) hari kerja dan seterusnya, sehingga program tersebut punya dampak ekonomi bagi masyarakat, tegas Gio Tulasi.
Bupati Drs. Juandi David Menanggapi dan menjelaskan dalam kritikan PMKRI bahwa setelah kami dilantik tanggal 26 Februari 2021 kami bertekad untuk membangun daerah walaupun APBD sudah ditetapkan.
"Sehingga dalam 100 (Seratus) hari kerja ini kita tanpa menggunakan anggaran APBD, dan Pemda bergerak selama ini setelah kami dilantik semuanya berpartisipasi dari teman OPD dan teman lainnya yang berusaha supaya 100 (Seratus) hari kerja ini setidaknya sedikit merubah wajah daerah, dan hal itu terjadi", jelas Bupati.
Ini tidak terlalu susah, dan semuanya akan kita ubah supaya keindahan kota ini bisa terlihat nampak bagi daerah lain, beber Bupati.
Semuanya yang dilakukan oleh pemerintah daerah semuanya hanya partisipasi Bupati dan Wakil Bupati dan teman OPD, dan semuanya tanpa menggunakan anggaran APBD, ungkapnya.
Penulis: Yuventus Seran

Posting Komentar