Ketua PMKRI Kupang: Tiga Benang Merah PMKRI Menjadi Roh Penggerak

Berita-Cendana.com-Kupang,- Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang, Alfred Saunoah, Tiga Benang Merah PMKRI, yakni  Kristianitas, Intelektualitas dan fraternitas menjadi roh penggerak bagi seluruh kader.


Demikian dikatakan ketua PMKRI Cabang Kupang, saat Pembukaan Latihan Kepemimpinan Kader (LKK) tingkat cabang, yang diselenggarakan di Gedung Pramuka Provinsi NTT pada hari Selasa, 18/05/2021.


LKK merupakan bagian proses terpenting dalam melatih kader-kader muda sebagai pemimpin di masa yang akan datang.


Pantauan media  ini, Ketua Presidium PMKRI cabang Kupang, dalam pidatonya mengatakan bahwa, PMKRI sebagai organisasi pembinaan, pengkaderan dan perjuangan, yang akan terus berbena diri menjadi organisasi yang adaptif dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai yang dikenal di PMKRI sebagai tiga benang merah itu.


Ketiga nilai itu menjadi roh penggerak dalam eksistensi dan prinsip organisasi di tengah-tengah masyarakat. Ungkapnya.


"Kegiatan ini sebagai wujud latihan formal untuk menciptakan dan menghadirkan pemimpin-pemimpin masa depan di segala aspek kehidupan". Beber Ketua Presidium.


Lanjut Ketua, Pemimpin-pemimpin yang lahir dari rahim PMKRI mampu menjadi pemimpin yang melayani banyak orang, ungkap Alfred. Oleh karena itu peserta LKK diharapkan yang akan berproses selama 4 hari, gunakanlah kesempatan emas ini, fokus mengikuti setiap materi dan latihan yang sudah dirancang dan dilaksanakan nantinya. Ungkapnya.


Selain itu, Pengurus Pusat PMKRI, Engelbertus Boli Tobin menyampaikan bahwa, PMKRI Kupang terus melaksanakan pembinaan formal organisasi sebagai wujud pembinaan kader dengan menyesuaikan pada konteks riil hari ini.


Lanjutnya, bentuk pembinaan kader, untuk mengasa diri kader perhimpunan agar kelak menjadi pemimpin yang siap terjun 

dimana saja berada", ujarnya.


Engelbertus Boli Tobin juga Ketua PMKRI Kupang periode 2018-2019, PMKRI hari ini jika dilihat dari luar sangat besar namun secara ke dalam PMKRI perlu menyesuaikan diri dengan kondisi riil hari ini. 


Sesuai tema yang diangkat ”Pandemi dan kesejahteraan buruh, ia berharap dalam kegiatan ini bisa ada gagasan dan ide yang dihasilkan sebagai rekomendasi atau solusi dalam persoalan nasib buruh di tengah pandemic ini. Ujar Pengurus Pusat itu.


Penulis: Yuventus Seran.


Editor: Yulius Tamonob.

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot