Berita-Cendana.Com- Kupang,- Walikota Kupang, dr. Christian Widodo menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah berupa tas dan buku tulis kepada siswa-siswi berprestasi serta anak yatim piatu. Menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen, sekolah, orang tua, lingkungan dan pemerintah. Ia menekankan pentingnya menjaga mimpi dan cita-cita anak sejak dini agar tidak hilang seiring pertumbuhan usia.
Demikian penyerahan bantuan tersebut kepada siswa SD Inpres Oetete 3 Kota Kupang pada Senin, 12 Januari 2026.
“Belajar itu tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi juga di rumah dan lingkungan bermain. Pendidikan adalah proses seumur hidup. Selama kita masih bernafas, kita harus terus belajar,” ujar Walikota Kupang.
Lanjutnya, kehadirannya bukan hanya sebagai kepala daerah, melainkan sebagai orang tua yang ingin memastikan anak-anak Kota Kupang tumbuh menjadi pribadi yang rajin, berkarakter, dan bertanggung jawab. Ia meminta para guru dan orang tua untuk terus mendampingi serta menjaga cita-cita anak-anak agar tetap hidup hingga dewasa.
Menutup sambutannya, Walikota Kupang mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyiapkan generasi muda Kota Kupang yang cerdas, berkarakter, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
“Anak-anak fokus belajar, guru fokus mengajar. Pemerintah akan terus berupaya menghadirkan lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan. Jangan pernah takut bermimpi besar, dan jagalah mimpi itu sepanjang hidup,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Walikota Kupang secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan penerima. Dari total 27 paket bantuan yang disalurkan, sebanyak 15 siswa merupakan siswa berprestasi dengan peringkat pertama semester I dari kelas I hingga kelas VI, sementara 12 siswa lainnya merupakan anak yatim piatu dari kelas I hingga kelas VI. Penyerahan simbolis dilakukan kepada masing-masing tiga orang perwakilan penerima dari kedua kategori tersebut.
Sementara itu, Plt. Kepala UPTD SD Inpres Oetete 3, Elisabeth Mo, S.Pd., dalam laporan yang disampaikannya mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaan atas kunjungan Walikota Kupang. Ia menyebut kunjungan tersebut sebagai yang pertama sejak kepemimpinan Walikota saat ini dan menjadi momen bersejarah bagi sekolah.
“Sekolah kami berdiri sejak 1 Juli 1981 dan pada 1 Juli 2026 genap berusia 45 tahun. Saat ini kami memiliki 292 siswa dengan dukungan 22 guru dan tenaga kependidikan. Kunjungan ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota Kupang terus memberikan arahan dan dukungan nyata bagi pengembangan sarana prasarana serta peningkatan mutu pendidikan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muhammad Ramli, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Ernest Soleman Ludji, S.STP., M.Si., Koordinator Pengawas SD Johnny Rihi, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kota Kupang Daud N. Nafi, S.STP., M.M., Lurah Oetete Dessy Ferlys Maria Lay, S.Sos., M.Si., Kepala Bidang Pendidikan Dasar Okto Naitboho, Bhabinkamtibmas Kelurahan Oetete Aipda Hendrik Leto Ati, Ketua Karang Taruna Kelurahan Oetete Bambang Pellokila, beberapa tokoh masyarakat kelurahan setempat, para guru dan tenaga kependidikan, serta orang tua/wali siswa.(*).

Posting Komentar