10.000 Peserta Hujani Jalan Frans Seda, Menyongsong HUT PGRI-80 dan HGN-31

Berita-Cendana.Com- Kupang,- Peserta Jalan sehat menyongsong Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT- PGRI) 80 dan Hari Guru Nasional (HGN)-31. Peserta Jalan sehat terdiri dari guru-guru seluruh NTT yang dipimpin langsung oleh Ketua PGRI NTT, Dr. Semuel Haning, SH., MH., C.ME., C.PARB. Star di Kampus UPG, lintasi patung kirab, lingkar Bundaran Tirosa, kembali ke kampus UPG, peserta sekitar 10. 000 yang berpartisipasi.

Pantau wartawan jalan santai tersebut dihiasi dengan drumband dari siswa-siswi SMA Negeri 6 Kupang dan penampilan drumband dari SMA PGRI. Peserta Jalan sehat sangat bersemangat dibawa udara Kota Kupang yang saat itu mendung namun semangatnya berapi-api. Mendung itu bukan turunnya hujan namun hujan manusia  yang menghujani jalan Frans Seda Kota Kupang.

Jalan Frans Seda empat jam lalu sebelum jalan santai dilaksanakan memang hujan sehingga bau tanah masih terasa. Namun peserta menikmati dengan senyum dan semangat untuk menyongsong HUT PGRI ke-80 sebagai alarm bagi kita semua bahwa jasa-jasa para guru itu perlu diingat karena atas pengabdian guru semua orang cerdas dan mampu membedakan yang baik dan buruk.

Mendung sore itu, bukannya mengurangi semangat guru. Prinsipnya bahwa guru tidak pernah lekang oleh derasnya hujan dan pudar karena panasnya matahari. Tetapi guru menjadi obor bagi dunia, mari kita semua mendukung guru agar dunia tetap terang dengan didikan guru agar maju bersama untuk menghadapi Indonesia Emas Tahun 2045.

Sehari sebelumnya, Ketua PGRI NTT kepada wartawan bahwa “kegiatan ini mengingatkan kita untuk melawan lupa, kita tidak boleh melupakan jasa para guru. Kita harus selalu mengingat prestasi dan pengabdian guru-guru kita,” tegasnya.

Rencana kedepan kegiatan serupa dibuat dengan berskala Nasional. PGRI NTT siap menjadi tuan rumah, lagu-lagu yang akan diperlombakan seperti Hymne Guru dan Mars PGRI, jelasnya.

Menurut Dr. Semuel Haning bahwa jika kegiatan Nasional dilaksanakan di NTT, tentunya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu juga perlombaan yang dilaksanakan itu akan terpilih  dua orang penyanyi terbaik untuk mewakili NTT tampil di ajang Nasional, yakni Apolis Kana Djara dan Lifen Napu yang dikoordinir oleh Ketua Panitia Pelaksana untuk mewakili guru-guru  mengikuti lomba nyanyi di tingkat nasional di Bandung, pintanya.

Ketua panitia mengatakan bahwa setelah jalan santai ada sejumlah doorprize yang sudah disediakan panitia untuk semua peserta yang hadir pada jalan santai sebagai tanda apresiasi, jelasnya.

Lanjut Ulfianti Tule, kegiatan olahraga mulai sejak 5-25 November 2025 melibatkan guru-guru. Mata lomba yang diperlombakan seperti paduan suara khususnya lagu daerah, tarik tambang, futsal putra, foti dan Lomba guru hebat, kegiatan tersebut dilaksanakan di tingkat provinsi sehingga melibatkan Peserta dari Kabupaten Kota di Provinsi NTT, kegiatan tersebut sebagai bekal untuk mengikuti perlombaan tingkat Nasional.(*).

0/Komentar/Komentar

Lebih baru Lebih lama

Responsive Ad Slot

Responsive Ad Slot