Berita-Cendana.Com- Kupang,- Pemerintah Desa Saenam Kecamatan Nunkolo Kabupaten Timor Tengah Selatan menggelar syukuran Natal dan Tahun Baru. Dibawa Tema “Tegak lurus bersama Tuhan sekalipun terhimpit kesulitan,”. Sub Tema "Kesulitan membutuhkan sikap ketekunan untuk menjadi kuat menuju damai dan sukacita,”.
Demikian disampaikan oleh Kepala Desa Saenam Eduard Tualaka, SH kepada wartawan pada Selasa, 13 Januari 2026.
Menurut Kades itu, syukuran NATARU tersebut dikemas dalam serangkaian acara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang cukup sakral dan ekspresi sorak sorai dan penyembahan.
KKR dipandu oleh Tim Yosua dari Kota Kupang, kegiatan dihadiri jemaat seiman dan undangan bahkan simpatisan yang jumlahnya diperkirakan 700 orang termasuk Camat Nunkolo dan Forkopimcam, para kades tetangga, tokoh pimpinan umat dan kelompok persekutuan doa. Dalam acara puji pujian, Kades Saenam diberi kesempatan bersaksi tentang permenungan dan gagasan adanya syukuran. Sedangkan Camat Nunkolo memberikan pesan dan kesan seusai khotbah Pendeta pimpinan Tim Yosua.
Sedangkan prosesi pembakaran lilin dilakonkan PAR dari Gmit Ebenhaezer Netu Toli Saenam. Adapun Permenungan awal dan gagasan terselenggaranya syukuran Nataru melalui KKR adalah: Bahwa situasi dan kondisi desa pada akhir tahun 2025 dan awal 2026 Pemdes diperhadapkan pada kemelut kesulitan yang komplit dan dimensional.
Contoh kasus: Pemdes jatuh sakit 3 bulan tetapi sembuh karena andalkan doa saja, tidak digaji rutin tetapi tetap semangat melayani, Dana Desa tahap 2 gagal salur tetapi tetap semangat, Pemdes terkena imbas penangan dan tanggap darurat bencana secara dini, dan kejadian defisit dalam pelaksanaan APBDes. Kejadian dan kesulitan yang silih berganti menghimpit Pemdes, tidak melumpuhkan semangat Pemdes karena Doa yang menjadi andalan sehingga semua dan segalanya masih tegar.(*).

Posting Komentar