Berita-Cendana.Com - TTS, - Dinas Perhubungan ( Dishub ), Kabupaten Timor Tengah Selatan ( TTS ), menargetkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) Tahun Anggaran 2026 sejumlah Rp. 550 juta atau tetap sama dengan target pada tahun 2025 demi mengoptimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor transportasi.
Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan TTS, melalui Sekretaris Dinas Perhubungan, Andy Kalumbang kepada media pada Rabu, 25 Februari 2026.
Sekretaris Dinas Perhubungan menjelaskan bahwa capaian PAD tahun 2025 mencapai Rp 416.530.000 atau sebesar 75,73 persen dari target yang ditetapkan. Pendapatan tersebut berasal dari dua sumber utama, yakni retribusi parkir tepi jalan umum dan retribusi pemakaian kekayaan daerah.
“Retribusi parkir tepi jalan umum berhasil terealisasi sebesar Rp. 400.530.000 atau 86,14 persen dari target Rp. 465 juta. Sedangkan retribusi pemakaian kekayaan daerah baru mencapai Rp 16 juta atau 18,82 persen dari target Rp. 85 juta,” jelasnya.
Ia mengakui pencapaian PAD belum maksimal karena sejumlah kendala teknis di lapangan. Salah satunya adalah sistem penarikan retribusi parkir yang masih dilakukan secara manual sehingga pengawasan dan akurasi pendapatan belum optimal.
Selain itu, sejumlah titik parkir baru di wilayah Kota Soe juga belum terdata secara menyeluruh. Potensi pendapatan baru dari lokasi pasar-pasar desa pun belum tergarap maksimal.
Demi menjawab tantangan tersebut, pihaknya berkomitmen melakukan pembenahan sistem pendataan dan pengelolaan sumber PAD baru.
“Kami akan mendesain pola pendataan baru terhadap potensi PAD di pasar desa serta memaksimalkan penggunaan parkir elektronik, khususnya di Pasar Inpres Soe,” ujarnya.
Selain penerapan parkir elektronik, Dishub juga berencana menerapkan sistem parkir berlangganan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi sekaligus mendorong pencapaian target PAD tahun 2026 secara maksimal.(*).

Posting Komentar