Berita-Cendana.Com- Kupang,- Bank NTT saat ini mendorong penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan total alokasi mencapai Rp 350 miliar. Dana tersebut terdiri dari Rp. 50 miliar untuk pekerja migran dan Rp.300 miliar untuk sektor usaha lainnya.
Demikian disampaikan oleh Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi III DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 25 Maret 2026.
Carlie mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan kredit untuk usaha bukan untuk konsumsi pribadi. KUR adalah kredit untuk usaha bukan donasi. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi debitur yang berpotensi mengalami kesulitan pembayaran akibat penurunan atau kehilangan pendapatan.
“Ini bukan semata soal kredit macet, tetapi juga menyangkut keberlangsungan hidup masyarakat, perlu adanya solusi bersama, termasuk upaya pemberdayaan atau penyediaan lapangan kerja”.
Selain itu, Charlie Paulus menjelaskan terkait perubahan status menjadi PERSERODA, Pemerintah Daerah wajib memegang saham mayoritas minimal 51 persen. Sehingga jika ada investasi masuk mayoritas tetap dan tidak akan jatuh ke pihak lain. Langkah ini diambil untuk memastikan kendali perusahaan tetap berada di tangan pemerintah daerah, sekaligus menutup celah bagi pihak eksternal untuk menguasai kebijakan Bank ke depan, ucapnya.
Lanjut Dirut Bank NTT, transformasi Bank NTT menjadi PERSERODA, orientasi bisnisnya sebagai Bank milik daerah memiliki tanggung jawab untuk memprioritaskan pembangunan ekonomi di wilayah NTT. Hal ini berbeda dengan Perseroan Terbatas (PT) umum yang bebas melakukan ekspansi ke seluruh Indonesia namun PERSERODA dapat dipastikan bahwa uang masyarakat NTT digunakan untuk membangun ekonomi NTT. Jangan sampai uang orang NTT dipakai untuk membiayai proyek atau membangun pabrik di daerah lain seperti di Surabaya atau Kalimantan, katanya.
Charlie menghimbau agar nasabah tidak perlu khawatir terkait aspek keamanan dan regulasi sebab Bank NTT tetap berjalan sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jadi keuangan masyarakat NTT dijamin aman berada di Bank NTT. Menabung di Bank NTT berarti turut serta membangun NTT, tegasnya. (*).

Posting Komentar