Berita-Cendana.Com- SEBA, – Cabang olahraga bola voli di Kabupaten Sabu Raijua memasuki babak baru. Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) PBVSI Sabu Raijua yang digelar di Aula UPTD SMP N 1 Sabu Barat pada Selasa, 28 April 2026, Laurens Abiakto Ratu Wewo resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengkab PBVSI Sabu Raijua periode 2026-2030.
Kegiatan yang dihadiri oleh 35 peserta dari perwakilan 18 klub voli se-Sabu Raijua ini menjadi momentum krusial bagi penataan organisasi dan peningkatan prestasi voli di daerah tersebut.
Mandat Organisasi dan Harapan Pengprov NTT Sekretaris Umum Pengprov PBVSI NTT, Yance Seran, yang hadir langsung mewakili Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, menegaskan bahwa Muskab ini merupakan langkah resmi dan sah sesuai mekanisme AD/ART organisasi.
Dalam sambutannya, Yance menekankan bahwa pengurus baru tidak boleh stagnan dan harus melahirkan inovasi nyata.
"PBVSI Sabu Raijua harus lebih aktif dan menjadi mesin penggerak kemajuan olahraga. Kita punya peluang besar karena NTT akan menjadi tuan rumah PON 2028. Saya berharap atlet dari Sabu Raijua mampu menembus seleksi pra-PON dan mewakili NTT nantinya," tegas Yance Seran.
Yance juga memaparkan empat program prioritas PBVSI NTT yang harus disinergikan oleh pengurus kabupaten, yakni:
1. Penataan organisasi.
2. Penataan SDM (Pelatihan Pelatih dan Wasit).
3. Peningkatan prestasi melalui turnamen kategori usia.
4. Persiapan sarana (venues) dan atlet menuju PON 2028.
Sinergi dengan KONI dan Pemerintah Daerah Senada dengan hal tersebut, Ketua Bidang KONI Sabu Raijua, Victor Daud Hiwa Radamuri, S.H., yang juga menjabat sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sabu Raijua, menyambut baik sinkronisasi program ini. Ia menyebut voli sebagai olahraga yang paling diminati di Sabu Raijua.
"Bersinergi adalah kunci strategi untuk membangkitkan semangat berprestasi. Kami bersyukur program prioritas Pengprov PBVSI NTT searah dengan program kerja KONI Sabu Raijua," ujar Victor.
Visi Besar Laurens Abiakto: Pembinaan Berjenjang dan Sport Science
Dalam pemaparan visi-misinya, Laurens Abiakto Ratu Wewo menekankan pentingnya profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas. Ia berkomitmen menjadikan voli sebagai olahraga populer yang berprestasi hingga tingkat nasional dengan mengedepankan kaderisasi atlet lokal asli Sabu.
Beberapa poin strategis dalam program kerja Laurens meliputi: Kompetisi Rutin Per Kuartal: Penyelenggaraan liga umur (U17-19), kompetisi tingkat pelajar (SD, SMP, SMA), hingga turnamen senior. Peningkatan SDM:Pelatihan pelatih berlisensi dan penerapan ‘sport science’ (nutrisi dan pencegahan cedera). Legalisasi Klub: Pendataan dan legalitas klub-klub lokal sebagai jantung pembinaan atlet.
Infrastruktur & Pendanaan: Mengupayakan pembangunan lapangan standar serta menjalin kemitraan strategis dengan pihak swasta dan pemerintah.
Penutup dan Langkah Lanjut Muskab diakhiri dengan pembentukan tim formatur yang terdiri dari Ketua terpilih, dua pendamping, dan "Tim 7" untuk menyusun struktur kepengurusan lengkap dalam waktu dekat.
Dengan nahkoda baru dan dukungan penuh dari Pengprov NTT serta KONI setempat, masyarakat Sabu Raijua kini menaruh harapan besar agar "Demam Voli" di desa-desa dapat bertransformasi menjadi prestasi yang membanggakan di level nasional.(*).

Posting Komentar