Berita-Cendana.Com- KUPANG,- Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengprov PBVSI) Nusa Tenggara Timur secara resmi menetapkan kebijakan standardisasi kompetensi pelatih bola voli di seluruh wilayah NTT.
Keputusan ini ditegaskan dalam rapat Pengprov PBVSI NTT bersama Panitia Pelatihan Daerah Voli NTT yang berlangsung di Sekretariat Pengprov PBVSI NTT, Tofa, Kelurahan Maulafa, Kota Kupang pada, 9 April 2026.
Mulai tahun 2026, setiap pelatih yang mendampingi tim dalam ajang resmi, termasuk Ben Mboi Memorial Cup, diwajibkan memiliki lisensi sertifikasi resmi PBVSI.
Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, Winston Rondo, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan sistem pembinaan daerah dengan standar nasional.
“Kita tidak bisa lagi mengelola olahraga ini dengan cara-cara konvensional. Kualitas atlet NTT sangat ditentukan oleh kualitas pelatihnya. Karena itu, setiap pelatih harus memiliki lisensi agar proses latihan dan instruksi pertandingan berbasis pada ilmu kepelatihan modern dan sport science,” tegas Winston Rondo.
Momentum Strategis Menuju PON 2028
Sebagai implementasi kebijakan tersebut, PBVSI NTT akan menyelenggarakan Pelatihan Sertifikasi Daerah (Zona I) pada tanggal 28–30 Mei 2026 di Kupang.
Zona I mencakup wilayah: Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Alor.
PBVSI NTT menegaskan bahwa pelatihan ini memiliki nilai strategis tinggi karena akan menjadi satu-satunya pelatihan terbuka untuk wilayah tersebut hingga tahun 2028.
“Setelah pelatihan ini, kami akan menutup program pelatihan publik dan mengalihkan fokus penuh pada persiapan teknis serta pemusatan latihan atlet menuju PON 2028, di mana NTT menjadi tuan rumah.
Ini adalah kesempatan terakhir bagi pelatih di daerah sesuai zona pelatihan untuk mendapatkan lisensi,” jelas Winston Rondo.
Dorong Profesionalisme dan Jaga Gengsi Daerah
Pelatihan ini akan menghadirkan tiga-empat narasumber bersertifikasi nasional PBVSI, dengan materi meliputi manajemen tim, psikologi kepelatihan, teknik dan taktik permainan modern, serta pendekatan sport science dalam pembinaan atlet.
Sebagai bagian dari penegakan standar, PBVSI NTT menegaskan bahwa:
Pelatih tanpa lisensi tidak diperkenankan mendampingi tim di bench pada pertandingan resmi Kebijakan ini berlaku untuk seluruh kejuaraan resmi di bawah bendera PBVSI NTT.
Tujuannya adalah melindungi atlet dan menjamin kualitas kompetisi
“Ini bukan sekadar aturan administratif, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem voli yang profesional, kompetitif, dan berdaya saing nasional,” tambahnya.
PBVSI NTT mengajak seluruh Ketua KONI kabupaten/kota, pengurus klub, dan guru olahraga untuk segera mendaftarkan pelatihnya.
Kuota pelatihan dibatasi hanya 40 peserta guna menjaga efektivitas dan kualitas pembelajaran.
Pendaftaran
Pendaftaran dibuka mulai hari ini dan akan ditutup setelah kuota terpenuhi.
Website resmi: https://pbvsintt.com
Kontak Media
Sekretariat Pengprov PBVSI NTT Jl. Kramat Jati No. 15, Tofa, Kelurahan Maulafa, Kota Kupang.(*).

Posting Komentar