Berita-Cendana.Com –Kupang,- Ir. H. Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi, Presiden Republik Indonesia ke-7, dipastikan akan kembali mengunjungi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah melepaskan jabatan tertinggi di negara ini. Berdasarkan informasi yang diterima media ini, mantan kepala negara tersebut dijadwalkan mendarat di Kota Kupang pada hari Jumat, 31 Juli 2026.
Kedatangan Jokowi ini bukan sekadar kunjungan kerja biasa, melainkan momen pertemuan kembali dengan wilayah yang selalu ia anggap seperti rumah sendiri. Hal ini disampaikan oleh Irjan Buu, yang lebih dikenal dengan nama panggung Irjan Mosato, pemilik saluran YouTube populer MosatoTV, saat berbagi informasi dengan tim wartawan Berita-Cendana.Com, Sabtu (25/07).
"Beliau sendiri menyampaikan bahwa ke NTT ini bukan sekadar berkunjung, melainkan pulang kampung. Selama memimpin negara, Bapak Jokowi sudah menapakkan kaki ke seluruh 22 kabupaten dan kota di NTT. Tidak ada satupun daerah yang terlewatkan. Ini bukti kedekatan hatinya dengan rakyat di ujung selatan nusantara ini," ungkap Irjan yang baru saja bertemu langsung dengan Jokowi di kediamannya di Surakarta, Solo, beberapa hari yang lalu bersama ketua relawan Kuncen RJ2 NTT, Utje Gustaaf Patty dan Gregorius Upi Deo, kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Bahkan sebagai bentuk cinta dan penghargaan mendalam masyarakat NTT terhadap pelayanan beliau, warga setempat telah membangun sebuah patung Presiden Jokowi yang berdiri gagah di kawasan Gunung Sunu, Desa Sunu, Kecamatan Amanatun Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Patung ini menjadi simbol abadi rasa terima kasih masyarakat atas segala perhatian dan pembangunan yang telah digelontorkan ke daerah ini selama sepuluh tahun kepemimpinannya.
Dalam pertemuan di Solo tersebut, Irjan Mosato juga mengkonfirmasi salah satu lokasi utama yang akan disambangi Jokowi saat berada di Kupang. "Selain menyapa warga di pusat kota, Bapak Jokowi berencana mengunjungi kawasan Pantai Air Cina, tepatnya di wilayah Pante Tablolong, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Kami dari jajaran pengurus Relawan Jokowi Jilid 2 (RJ2) NTT bersama rekan-rekan lainnya telah mempersiapkan segalanya dengan penuh suka cita," tambahnya.
Sementara itu, Ardi Leo Du, tokoh muda dan aktivis Pemuda Katolik Kota Kupang yang ditemui terpisah, menyambut gembira kabar kedatangan mantan presiden tersebut. Menurutnya, kehadiran Jokowi akan menjadi obat rindu bagi masyarakat NTT sebagai sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat selama menjabat 10 tahun.
"Kehadiran beliau sungguh mengobati kerinduan kita semua. Bagi masyarakat NTT, Pak Jokowi adalah representasi nyata dari harapan rakyat kecil. Terbukti dalam dua kali Pemilihan Umum Presiden (2014-2024), suara untuk beliau di NTT tumbuh secara organik dan meraih kemenangan dengan suara terbanyak. Kemenangan itu murni bergerak dari hati nurani rakyat, tanpa ada paksaan maupun tekanan dari pihak manapun," ujar Ardi dengan nada penuh haru.
Ia menambahkan, kesederhanaan serta kebiasaan Jokowi yang selalu turun langsung ke lapangan, berbaur dengan petani, nelayan, dan warga pinggiran, membuat namanya terukir abadi di hati masyarakat NTT. Tak hanya kehadirannya yang dirindukan, deretan karya besar yang ditinggalkan di Bumi Flobamora menjadi bukti nyata komitmen beliau untuk menghapus ketertinggalan daerah ini.
Salah satu warisan paling fenomenal dari era kepemimpinan Jokowi untuk NTT adalah pembangunan tujuh bendungan strategis yang tersebar di berbagai wilayah, yang kini mulai memberikan manfaat besar untuk irigasi pertanian, penyediaan air bersih, hingga pengendalian banjir. Ketujuh bendungan tersebut adalah:
1. Bendungan Raknamo di Kabupaten Kupang: Selesai dibangun dan diresmikan pada Januari 2018;
2. Bendungan Rotiklot di Kabupaten Belu: Diresmikan pada Mei 2019;
3. Bendungan Napun Gete di Kabupaten Sikka: Mulai beroperasi penuh sejak Februari 2021;
4. Bendungan Temef di Kabupaten Timor Tengah Selatan: Proyek bernilai Rp2,7 triliun ini selesai dan diresmikan pada Oktober 2024;
5. Bendungan Mbay/Lambo di Kabupaten Nagekeo;
6. Bendungan Manikin di Kabupaten Kupang;
7. Bendungan Kolhua di wilayah Kota Kupang (sedang dalam tahap penyelesaian).
"Ketujuh bendungan ini adalah proyek strategis nasional yang menjadi prioritas Pak Jokowi. Dulu NTT selalu identik dengan kekeringan, kini berkat beliau, harapan untuk panen berkelanjutan dan ketersediaan air sepanjang tahun semakin nyata. Inilah kenapa sosok beliau tak akan pernah dilupakan oleh rakyat NTT," tegas Ardi Leo Du.
Hingga berita ini diturunkan, persiapan penyambutan terus dipermatangkan oleh elemen masyarakat, serta ribuan relawan yang telah menanti momen bertemu kembali dengan Presiden ke-7 yang mereka cintai. Rincian jadwal lengkap kunjungan dan titik-titik pertemuan dengan masyarakat diharapkan akan diumumkan dalam waktu dekat.(*).

Posting Komentar