Rektor Cup III UPG 1945: Ajang Pembinaan Atlet Menuju PON 2028, Gubernur NTT Tegaskan Tinju Penuh Nilai Sportivitas

Berita-Cendana.Com- KUPANG,- Turnamen Rektor UPG 1945 Cup III tahun 2026 yang berlangsung di GOR Oepoi  Kota Kupang, berakhir sukses. Kegiatan yang mempertandingkan cabang futsal dan tinju ini diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-10 Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT, sekaligus menjadi wadah penemuan dan pembinaan bakat atlet muda menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan diselenggarakan di NTT dan Nusa Tenggara Barat.

Demikian disampaikan oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di GOR Oepoi Kupang saat menutup open turnamen Rektor Cup III dan HUT UPG NTT pada Rabu, 10 Juni 2026.

Peserta Beragam dari Dalam dan Luar Negeri

Turnamen ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten/kota se-NTT, Provinsi Papua Selatan, hingga 8 tim perwakilan negara sahabat Timor Leste. Secara rinci, cabang futsal diikuti 24 tim dari 10 perguruan tinggi se-Kota Kupang yang bertanding pada 2–8 Juni 2026. Sementara cabang tinju yang berlangsung 4–10 Juni 2026 mempertemukan 264 atlet, yang terdiri dari 46 putri dan 218 putra yang terbagi dalam kategori Junior, Youth, dan Elite. Wasit dan hakim pertandingan didatangkan dari berbagai daerah di Indonesia serta Timor Leste untuk menjamin objektivitas.

Penutupan: Gubernur NTT Tegaskan Tinju Bukan Pelanggaran HAM

Pada puncak acara penutupan cabang tinju, Rabu (10/6/2026), Gubernur Nusa Tenggara Timur secara resmi menutup turnamen. Ia menepis pandangan yang menyebut olahraga tinju bertentangan dengan Hak Asasi Manusia.

"Tinju memiliki aturan baku yang jelas. Di atas ring kita adalah lawan, namun begitu pertandingan selesai, kita saling berpelukan dan mengangkat tangan sebagai tanda persaudaraan. Inilah hakikat olahraga, bukan sekadar adu kekuatan," ujarnya.

Gubernur mengapresiasi dukungan Dinas Pemuda dan Olahraga NTT serta jajarannya. Ia juga mengingat tokoh pembina olahraga daerah, antara lain Wakil Gubernur NTT Dr. Jhony Asadoma adalah mantan petinju berprestasi SEA Games serta Habel dan Ketua Pengprov Pertina NTT Dr. Semuel Haning yang konsisten memajukan Tinju Amatir Indonesia di Nusa Tenggara Timur.

Ia menilai kualitas permainan yang ditampilkan para atlet menjadi modal berharga menuju PON 2028. "Tidak ada kemenangan tanpa kerja keras, latihan, dan peningkatan kualitas diri. Tetap junjung tinggi sportivitas," pesannya.

Sebagai kelanjutan pembinaan, Gubernur mengundang seluruh atlet untuk mengikuti Turnamen Tinju Piala Gubernur yang akan digelar September 2026 mendatang di Kabupaten Sabu Raijua.

Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan serta medali emas, perak, dan perunggu kepada para juara dari setiap kategori. Turut hadir Rektor UPG 1945 Ully Jonathan Riwu Kaho, Dekan Fakultas Hukum Simson Lasi, SH., M.H., para dosen, panitia, dan undangan lainnya.

Komitmen UPG 1945: Seimbangkan Prestasi Olahraga dan Akademik

Rektor UPG 1945 NTT, Ully Jonathan Riwu Kaho, SP., M.Si., menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana membangun karakter dan mental juang generasi muda. Sebagai perguruan tinggi, UPG 1945 memiliki komitmen kuat menyeimbangkan prestasi olahraga dan akademik melalui program unggulan Gong Prestasi. Program ini telah melahirkan ribuan atlet berprestasi hingga tingkat internasional di berbagai cabang olahraga, antara lain kempo, tinju, karate, taekwondo, sepak takraw, silat, futsal, dan bola voli, jelas Rektor.

UPG 1945 juga memberikan beasiswa penuh bagi mahasiswa berprestasi di bidang olahraga hingga jenjang magister, agar mereka unggul tidak hanya di lapangan tetapi juga di bidang ilmu pengetahuan. "Di dalam ring kita adalah lawan, namun di luar ring kita adalah saudara. Hormati lawan, wasit, dan aturan. Kehormatan dan integritas jauh lebih berharga daripada sekadar kemenangan," tegasnya.(*).


0/Komentar/Komentar

Lebih baru Lebih lama

Responsive Ad Slot

Responsive Ad Slot