Berita-Cendana.Com- Bajawa,- Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, melaksanakan dua kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Tanalodu, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, pada 14–16 Juli 2026. Kegiatan ini mencakup digitalisasi pelayanan administrasi kependudukan sekaligus pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengolahan jahe merah menjadi produk bernilai tambah.
Kegiatan dipimpin oleh Lenny Sofia Bire Manoe, S.Sos., M.Si., didampingi anggota tim Christine E. Meka, S.Sos., M.A. dan Jeni Matelda Ataupah, S.Sos., M.Si. Kegiatan turut dihadiri Lurah Tanalodu, Ary Khrun Loke, S.Hut. serta para perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, dan kelompok perempuan setempat.
Tim mengembangkan dan memperkenalkan aplikasi pengurusan KTP secara daring, guna memudahkan warga mengakses layanan administrasi tanpa harus berulang kali ke kantor kelurahan. Tujuannya dari kegiatan tersebut, untuk mempercepat pelayanan, meningkatkan ketepatan data, serta membuat proses lebih transparan dan efisien.
Selain itu, Pemberdayaan Ekonomi Perempuan, Hilirisasi Jahe Merah. Fokus utama kegiatan adalah memberdayakan perempuan setempat melalui pengolahan jahe merah, komoditas yang banyak tumbuh di wilayah tersebut menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
Tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan melalui pembentukan kelompok usaha, mengubah jahe merah menjadi produk olahan yang siap dipasarkan, membekali keterampilan pengemasan, pelabelan, dan pemasaran.
Materi pelatihan yang diberikan oleh tim terdiri dari, teknik pembuatan serbuk instan jahe merah dan minuman herbal kemasan, pembentukan kelompok usaha perempuan, pelatihan branding, pelabelan, dan pengemasan produk, pendampingan promosi dan pemasaran digital sederhana, ucap Lenny Sofia Bire Manoe.
Menurut Lenny, pendekatan yang digunakan yaitu, pemberdayaan partisipatif, pelatihan terapan, pendampingan usaha, serta transfer teknologi tepat guna yang disesuaikan dengan kebutuhan warga, bebernya.
Sebagai dukungan nyata agar kegiatan berkelanjutan, tim menyerahkan bantuan peralatan dan bahan seperti; Mesin penyegel kemasan (sealer), botol kemasan untuk minuman dan serbuk jahe merah, bahan baku pembuatan sirup dan serbuk jahe merah dan blender dan timbangan digital.
Para peserta menyambut antusias kegiatan ini dan berkomitmen untuk melanjutkan produksi secara mandiri. Peserta yang Hadir;
1. Marlina Y. Bohlai Kader Posyandu
2. Maria Karonila B. Lop Tokoh Perempuan
3. Skola Stika P. Moy Pelaku Usaha
4. Maria Jufinta Menge Kader Posyandu
5. Adelheid F. Pio Ketua RT
6. Adventri P. L Ngole Tokoh Perempuan
7. Agustina Loda Pelaku Usaha
8. Anteng Sri Murni Pelaku Usaha
9. Martinus Naf Ketua RT
10. Mayolus Gara Ketua RT
11. Laurensius F. Neta Kasie Pemerintahan
12. Vinsesius Bhoga P3K
13. Ary Khrun Loke, S.Hut Lurah Tanalodu
14. Alwinsia M. Meze Kasie Umum.
Ketua tim, Lenny Sofia Bire Manoe, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan sesaat, melainkan awal pendampingan agar kelompok perempuan di Tanalodu dapat berdiri sendiri, mengelola usaha, dan memasarkan produknya secara mandiri.
"Jahe merah yang selama ini tumbuh di kebun warga kini dapat diolah menjadi produk yang bernilai. Harapannya, ini dapat menambah pendapatan keluarga sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi perempuan di desa," ujarnya.
Sementara itu, Lurah Tanalodu, Ary Khrun Loke, menyampaikan terima kasih dan berharap kerjasama ini berkelanjutan demi kemajuan masyarakat setempat.(*).
