Berita-Cendana.Com- Kupang,- Suasana penuh haru dan sukacita menyelimuti malam penyambutan pulang Kontingen Gerakan Pramuka Kota Kupang peserta Jambore Nasional (Jamnas) ke-XII tahun 2026. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, hadir secara khusus untuk menyambut, menjamu, dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para penggalang muda yang baru saja menuntaskan perjalanan panjang dan berharga tersebut.
Demikian disampaikan oleh Walikota Kupang dr. Christian Widodo saat menyambut anak-anak Pramuka Kota Kupang di Hotel Kristal Kota Kupang pada Selasa, 1 September 2026.
Walikota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan sambutan hangat dan penuh makna. Beliau mengaku sangat senang bisa hadir, padahal baru saja pulang dari keliling Flores membagikan bantuan bencana selama 4 hari, dan ini adalah sambutan ke-6 dalam dalam satu hari penuh. Tetapi tekad beliau bulat, bagaimanapun caranya, harus hadir.
"Sebagai tanda cinta dan sayang saya untuk Pramuka, adik-adik Pramuka Kota Kupang."
Perhatian Khusus untuk Kesehatan Anak Beliau juga memberikan perhatian nyata bagi kesehatan para peserta. "Nanti yang sakit, batuk-batuk, bawa ke RSUD ambil obat gratis. Kita siapkan satu hari khusus pemeriksaan kesehatan untuk adik-adik, tidak perlu antri, biar segera pulih dan sehat kembali,” ucap Walikota Kupang
Di tengah kegembiraan, beliau juga mengenang sosok almarhum Kakak Pieter Manuk. "Hidup manusia tidak ditentukan dari seberapa lama ia ada bersama kita, tetapi seberapa banyak kebaikan yang ia tinggalkan. Jabatan punya batas waktu, usia punya batas waktu, tetapi keteladanan tidak memiliki batas waktu. Pastikan keteladanan itu terus kalian bawa dan tularkan ke sesama”.
Kunci utama adalah komitmen dan Konsistensi. Walikota menekankan dua hal yang paling berharga dari Jamnas. "Kalian pulang mungkin kulit lebih hitam, tubuh lebih lelah tapi saya yakin hati kalian lebih kuat, mental kalian lebih tangguh, semangat kalian lebih tinggi. Pengalaman itu tidak boleh selesai hanya di Jambore, kalian harus bawa ke dalam kehidupan sehari-hari" pesan Walikota.
"Komitmen itu gampang diucapkan di awal, tapi konsistensi itulah yang menentukan segala-galanya. Tanpa komitmen kau tidak bisa memulai, tanpa konsistensi kau tidak bisa menyelesaikan,”.
Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Kupang beserta jajaran, Kakak Andre Otta, para Pembina, pelatih, orang tua peserta, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Kupang, Camat, Lurah, serta seluruh keluarga besar Pramuka Kota Kupang.
"Selamat datang kembali di rumah kalian. Selamat berkumpul bersama keluarga. Teruslah menjadi tunas kelapa tumbuh tegak, bermanfaat bagi sekitar, dan menjunjung tinggi nama baik Kota Kupang dimanapun kalian berada,” tutup Walikota.
Ketua Kwarcab Kota Kupang, Wildrian Ronald Otta, membuka acara dengan penuh semangat, menceritakan ketegangan namun tekad Walikota untuk tetap hadir. Tepuk tangan meriah menggema untuk orang tua, para Pembina, Andalan Cabang Pinconcap dan Wapincab serta yang paling utama, peserta Jamnas ke-XII.
"Sekali lagi kami menyampaikan terima kasih, Bapak melepas anak-anak ini dengan sangat baik dan Bapak menerima mereka dengan sangat baik. Kesibukan Bapak juga luar biasa, tapi hari ini tetap masih ada waktu, walaupun tidak lama, nanti tapi Bapak tetap datang untuk menyambut anak-anak,” ucapnya.
Gisel, mewakili seluruh peserta Jamnas ke-XII, menyampaikan pengalaman luar biasa perjalanan mereka dari Kupang hingga ke tempat Jamnas dan kembali ke rumah. "Banyak jadwal dan kegiatan yang padat, tetapi semua itu membuat kami menjadi Pramuka yang tangguh dan disiplin. Di sana sangat melelahkan, tapi semua itu terbayarkan dengan ilmu, pengalaman, dan berjumpa dengan seluruh penggalang hebat dari seluruh Indonesia".
Perjalanan mereka sungguh luar biasa, dari Jakarta naik bus ke Yogyakarta, berkeliling Kota Tua dan Malioboro, lanjut ke Surabaya, lalu berlayar menggunakan Kapal Dharma Kartika 5 menuju Lombok, kemudian ke Waingapu Sumba Timur, dan akhirnya tiba di Kupang dengan selamat.
"Bertumbuh dan berkembanglah seperti tunas kelapa,bertumpu ke atas dan memberikan dampak baik bagi banyak orang. Tidak semua Pramuka Penggalang bisa merasakan momen ini,” pesan Gisel yang memukau seluruh hadirin.
Perwakilan orang tua peserta menyampaikan rasa syukur dan penghargaan yang mendalam. "Terima kasih kepada Bapak Walikota yang sudah mendukung anak-anak kami sehingga bisa mengikuti Jamnas. Perjalanan 5 hari itu membuat kami malam tidak bisa tidur tapi kami tetap dukung, karena itu untuk cita-cita anak kami,".
"Tidak semua anak mampu mengikuti Jamnas, jadi kami bangga punya anak-anak yang bisa mewakili Kota Kupang. Hanya Tuhan yang bisa membalas semua kebaikan Bapak, semoga anak-anak ini cita-citanya terkabul, menjadi anak yang berbakti dan membanggakan Nusa dan Bangsa”. (*).

Posting Komentar