Iklan

Politik

Seminar Panel Diskusi Kawal CDOB Amanatun: Pemkab TTS Tekankan Perjuangan Harus Berlandaskan Hukum dan Persatuan

, November 06, 2026 WIB Last Updated 2026-11-06T05:04:47Z

Berita‑Cendana.Com- TTS,- Panitia Penggagas Pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Amanatun menggelar Seminar dan Panel Diskusi Bersama bertema “TTS Bersatu Mengawal Percepatan Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) Kabupaten Amanatun” di Aula Mutis Kantor Bupati TTS.

Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk memahami perkembangan status perjuangan CDOB Amanatun serta sikap pemerintah pusat terhadap proses pemekaran wilayah tersebut.

Ketua Penggagas J.E. Tahun menyampaikan bahwa forum ini diharapkan dapat memperoleh informasi yang jelas terkait tahapan perjuangan pembentukan DOB Amanatun, termasuk sikap resmi pemerintah pusat terhadap usulan tersebut.

Mewakili Bupati TTS, Penjabat Sekda TTS Denny Nubatonis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berjuang mendukung cita‑cita Amanatun menjadi daerah otonom baru. Menurutnya, aspirasi tersebut bukan muncul secara tiba‑tiba, melainkan berakar pada harapan masyarakat untuk pemerintahan yang lebih dekat, pembangunan yang lebih merata, serta pengelolaan potensi wilayah yang lebih optimal.

“Amanatun memiliki sejarah, identitas sosial‑budaya, kekayaan adat‑istiadat, sumber daya manusia serta potensi sumber daya alam yang kuat. Maka aspirasi ini harus ditempatkan dalam kerangka besar untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta membuka ruang pengembangan ekonomi masyarakat,” ujar Denny.

Namun demikian, Pemkab TTS mengingatkan bahwa pembentukan DOB bukan sekadar perubahan batas wilayah atau pembentukan birokrasi baru. Daerah yang terbentuk nanti harus benar‑benar mampu mandiri, efektif mengelola pemerintahan, serta berkelanjutan secara ekonomi dan sosial.

“Perjuangan ini harus tetap dilakukan melalui dialog terbuka, objektif, dan mengikuti peraturan perundang‑undangan. Tidak boleh ada ego kelompok yang menghalangi konsolidasi. Yang utama adalah kepentingan masyarakat dan masa depan Amanatun,” tegasnya.

Pemkab TTS juga menekankan pentingnya menjaga persatuan antar masyarakat Amanatun maupun masyarakat TTS secara keseluruhan. Karena perjuangan DOB harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan, akses pendidikan, kesehatan, lapangan kerja serta pertumbuhan ekonomi wilayah.

Forum ini menghadirkan narasumber dari akademisi atau pakar pemekaran daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa‑kecamatan, serta unsur penggagas seperti Simon Petrus Kamlasi dan Mikdon Hengky Tanaem. Diharapkan seminar ini menghasilkan rekomendasi konkret sebagai bahan langkah lanjutan kepada pemerintah kabupaten, provinsi hingga pemerintah pusat.

“Kita adalah satu keluarga besar yang memiliki ikatan sejarah dan persaudaraan yang sama. Maka perjuangan Amanatun harus tetap dilandasi kesabaran, konsistensi, kerja bersama dan kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah pusat,” tambah Denny.(*).


Komentar

Tampilkan

  • Seminar Panel Diskusi Kawal CDOB Amanatun: Pemkab TTS Tekankan Perjuangan Harus Berlandaskan Hukum dan Persatuan
  • 0

Terkini

Ads

float