Kampus San Pedro Telah Membuka Penerimaan Mahasiswa Baru, Dengan Pola Pikir Baru


Berita-Cendana.com - Kupang,-Yayasan Servas Mario kembali hadir dengan mimpi-mimpi baru, pola pikir  baru, gaya dan eksen yang baru, demi kemajuan anak-anak NTT. Dan juga telah membuka Pendaftran Calon Mahasiswa Baru Tahun Ajaran 2020/2021.

Penerimaan calon mahasiswa baru akan berlangsung secara online,  selama dua gelombang yakni, gelombang pertama dibuka sejak 01 Februari- 31 Mei 2020 dan gelombang kedua 01 Mei-31 Agustus 2020. Hal ini disampaikan melalui telfon selulernya ketua Yayasan Rabu, 13/05/2020 malam.

Dengan syarat registrasi sebagai berikut: Pertama, pembayaran registrasi awal disetor di Bank NTT melalui rekening Yayasan Servas Mario Kupang. Kedua, mengirim Foto Ijazah atau keterangan lulus dari Kasek atau Raport terakhir agar bisa di masukan namanya di pangkalan data.

Untuk bukti slip dan Ijazah atau raport  dikirim melalui WhatsApp Ibu Linda: +6282144933892 atau Pak Yopi: +628563822455 atau PaK Vinsen.+6282145708962.

Lanjut Pendeta Jhonson G. Dethan. M. Div. Selaku ketua Yayasan San Pedro Kupang menyampaikan kepada media ini bahwa, biaya registrasi dan biaya pendaftaran. Biaya administrasi registrasi cukup dengan Rp.150.000,- saja sudah bisa masuk ke kampus San Pedro, sedangkan biaya pendaftaran Rp. 2. 275.000,- itu pun bisa di cicil. Karena kami lebih mengutamakan anak-anak masyarakat NTT untuk bisa menempati bangku pendidikan tinggi karena mengingat pendemic covid-19 maka kami atas nama yayasan lebih mengutamakan bagaimna anak-anak masyarakat NTT  bisa kuliah. Jelas Dethan.

"Dengan uang  yang di bayar mahasiswa itu juga, untuk kepentingan kursus Bahasa Inggris dan IT,  seperti internet, dan wifi.  Sebab, kuliah di San Pedro, semua mahasiswa diwajibkan memahami Bahasa Inggris dan IT. Begitu pun dosen diwajibkan mengajar dalam Bahasa Inggris. Karena itu, semua dosen yang mengajar di Universitas San Pedro syarat utamanya harus menguasai Bahasa Inggris".

“Kenapa harus murah, Alasan pertama,  kita melihat masyarakat NTT sebagian besar masih berada di bawah garis kemiskinan. Kemiskinan itulah yang menyebabkan banyak anak-anak putus sekolah atau tidak melanjutkan ke perguruan tinggi karena tidak mampu yang  pada akhirnya anak-anak menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) ke luar negeri atau menambah angka pengangguran,” ujarnya.

Selain itu, lembaga ini juga memberi kursus gratis Bahasa Inggris  dan wajib menguasai IT, sehingga ketika selesai menjadi Sarjana yang dibawa tidak saja ijazahnya, tetapi juga memiliki skil berbahasa Inggris dalam bentuk pemberian sertifikat dan IT. Melihat fenomena itu, maka lembaga ini hadir  untuk  meringankan beban masyarakat yang tidak mampu, sehingga semua  anak  masyarakat NTT bisa mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi dengan biaya murah.

Kecuali, orangtua yang memang tidak mau menyekolahkan anaknya atau sebaliknya anaknya yang tidak mau sekolah, untuk menuju pendidikan berkualitas itu , kata dia,  harus dimulai dengan tenaga-tenaga Sumber Daya Manusia (SDM) para dosen yang berkualitas pula, sehingga menghasilkan ouput  berkualitas juga. kata Jhonson.

Lanjutnya, cita-cita kita ke depan, ouput San Pedro, menghasilkan sarjana–sarjana bermutu, mampu bersaingan dengan alumni perguruan tinggi bermutu  lainnya di NTT, khususnya dan di Indonesia pada umumnya". Ia optimis, dengan kemampuan berbahasa Inggris dan IT yang sudah dimiliki, para alumni yang tamat dari universitas tersebut tidak menganggur di kemudian hari. Jika belum bekerja sambil mengisi waktu kosong , maka skil Bahasa Inggris yang sudah dimilikinya bisa digunakan untuk membuka kursus Bahasa Inggris di masyarakat.

Tahun ini juga, San Pedro akan  menerima 500 -1.000  mahasiswa baru dengan komposisi  masing-masing Prodi, orang yang tersebar pada 10 Prodi di tiga fakultas. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) meliputi, Prodi Guru Sekolah Dasar (PGSD), Prodi Guru Sekolah Luar Biasa (SLB), Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, dan Prodi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR). Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) meliputi, Prodi Biologi, Prodi Matematika, Prodi Fisika , dan Prodi Statistika. Fakultas Teknik dan Perencanaan (FTP) meliputi, Tehnik Informatika, dan  Tehnik Lingkungan. Jelasnya.

Penulis: Agustinus Tamelab

Editor: Yulius Tamonob

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot