Wali Kota Kupang Coffee Morning Bersama Camat, Lurah Dan LPM Se- Kota Kupang

Berita-Cendana.com - Kupang,- Wali Kota Kupang Coffee Morning Bersama Para Camat, Lurah dan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Se- Kota Kupang Membahas tentang pembangunan Kota Kupang 3 Tahun Pimpinannya Jefri Riwu Kore di Kota Kupang.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Sabtu, 15/03/2020. Hadir dalam kegiatan Coffee moning, Asisten 1 Yosep Rera Beka, Sekda Fahrensy P. Foenay, SE. M.Si., seluruh Camat, Lurah  dan Ketua LPM lingkup Kota Kupang.

Wali Kota Kupang Dr. Jefri Riwu Kore MM menjelaskan bahwa, penataan Kota Kupang memulai dari lampu Kota, taman Kota, seperti taman Galpataru, taman Tirosa, taman Ina Boi, Taman Tagepe dan taman yang ada di depan Konsultan Timor Leste, alun-alun dan taman Sonbai. Jelas Jefri.

"Tahun 2020  akan memperoleh bantuan untuk membangun taman di depan Hotel Aston dengan harga 500 M, bantuan dari Presiden Jokowidodo", katanya.

Pada tahun ini fokus pada saudara-saudari yang kurang beruntung yaitu membedah rumah, memperbaiki ekonomi kerakyatan, bantuan beasiswa kepada anak sekolah dan mahasiswa dan bantuan sosial lainnya.

Lanjutnya, tiga tahun terakhir ini Kota Kupang sudah ada perubahan mulai dari lampu jalan, drainase, trotoar yang sedang diperbaiki, jadi pada tahun 2019 Pemerintah Kota Kupang membeli 2. 000 lampu jalan, lampu-lampu itu bermerk dan berkualitas yang belum perna ada di Kota Kupang selama ini. Jelas Wali Kota Kupang.

Wali Kota Kupang juga menambahkan bahwa, kalau masih ada Kelurahan yang masih gelap berarti Bapak, Ibu Lurah yang kurang proaktif, kalau ada laporan masuk pasti segerah dipasang karena ada tim teknis yang sudah disiapkan oleh pemerintah Kota Kupang. Oleh karena itu diharapkan kepada ketua-ketua LPM, Lurah dan Camat Se- Kota Kupang untuk berperan aktif untuk memberi informasi mengenai kekurangan fasilitas di Kelurahan agar segerah dipenuhi oleh pemerintah Kota Kupang.

Selain itu Jefri menjelaskan tertang Kota Kupang memperoleh lampu yang bermerk dan berkualitas karena, Wali Kota Kupang dihadapan Presiden Jokowidodo meminta lampu yang begitu besar Jumlanya dengan alasan bahwa "Kota Kupang itu berada di Indonesia bagian Timur yang berdekatan dengan 2 Negara Tetangga yakni  Timor Leste dan Australia. Misalkan orang Timur Leste dan orang Australia ingin berlibur ke Indonesia tentunya datang ke Kota Kupang, dan ketika Kota Kupang masih gelab tentunya kembali ke negara asalnya  mereka akan bercerita di Negara mereka masing-masing bahwa Indonesia masih gelab ya".  Jelas Jeriko.

Lanjutnya, Orang Timor Leste kalau datang ke Indonesia itu bukan ke Jakarta tetapi Indonesia itu Kota Kupang namanya lalu setiba di Kupang belum ada drainase, trotoar, kemudian tidak ada taman kota, air bersih juga tidak ada tentunya mereka pulang ke Negaranya pasti cerita bahwa Indonesia itu tidak ada taman, tidak ada trotoar dan tidak ada drainase, oleh karena itu Presiden meminta tolong Menteri PU untuk membantu Kota Kupang yaitu yang kita ketahui bersama dengan taman-taman, termasuk air bersih  dan trotoar-trotoar. Jadi kita di bantu sekitar 1 triliun. Terangnya.

Harapan Wali Kota Kupang kepada seluruh Camat, Lurah, LPM bermitra untuk memberikan informasi tentang kekurang yang ada di Kelurahan untuk bisa melancarkan pembaungunan di kota ini, karena Kota ini adalah tanggung jawab kota bersama. Tutupnya.

Penulis: Yulius Tamonob

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot