20 Anggota PERMMALBAR Kupang Mengikuti Piagam Kader

Berita-Cendana.com- Kupang,- Perhimpunan Mahasiswa Malaka Barat (PERMMALBAR) Kupang menggelar Pelatihan Pembinaan dan Pengembangan (PIAGAM) Kader.
Kegiatan ini  berlangsung selama dua hari dan diikuti dua puluh orang anggota aktif yang telah terdaftar. 


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariatan PERMMALBAR Kecamatan Kelapa Lima Kelurahan Oesapa- NTT, sejak tanggal 29-30 November 2020.


Sekretaris Umum, Iche Klau menyampaikan bahwa,  kegiatan ini bertujuan untuk membentuk dan memperluas wawasan anggota aktif dengan idealisme yang tinggi dan jeli melihat kondisi sosial khususnya di Kabupaten Malaka. Semangat kolektif dan kesetiaan di garda terdepan harus tetap terjaga dalam garis perjuangan.


Lanjutnya, Perlu kita ketahui bahwa, kegiatan PIAGAM kader merupakan jenjang keanggotaan formal kedua yang ada di wadah (PERMMALBAR) khususnya. Setelah Pekan Inisiasi Anggota Baru (PIAR) kegiatan perdana ini terlaksana sehingga para peserta diskusi mengakui dan terlihat antusias mengikuti kegiatan hari pertama sampai hari terakhir.


Keaktifan berdiskusi dengan pemantik ataupun pemateri. Diharapkan ini mampu menyadarkan kita pada tongkat estafet berikutnya tetap jalankan program kerja yang termuat dalam AD/ART tersebut.  Adapun beberapa pemateri/pemantik yang kita undang antara lain; PERMMALA, IMMALA, PERMAPER, ITAKAN RAI, HM3 dan LMND-DN “, Kata Mahasiswa UKAW itu.


Selain itu anggota aktif Efan, menyampaikan dalam hari pertama bahwa, kegiatan berlangsung dengan materi krisis Pendidikan di tengah  pandemic covid-19 yang melanda dunia. Kurang lebih dari tujuh bulan terakhir ini berdampak terhadap perubahan aktivitas belajar-mengajar tak terkecuali di negeri ini. Praktek Pendidikan daring (online learning) ini dilakukan oleh berbagai tingkatan jenjang Pendidikan sejak tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi tidak ada aktivitas pembelajaran di ruang-ruang kelas sebagaimana lazim dilakukan oleh tenaga pendidik (Guru maupun Dosen), langkah yang tepat namun tanpa persiapan yang memadai. Ucap Efen.


Akibatnya banyak tenaga pendidik gagap menghadapi perubahan drastis ini, sementara itu praktek tidak ada acara lain untuk meminimalisir penyebaran covid-19 selain dengan membatasi perjumpaan manusia dalam jumlah yang banyak. Arena sekolah sebagai ruang belajar mengajar antara murid dengan guru, mahasiswa dengan dosen pun pada akhirnya dilarang dilakukan dan sebagai gantinya yakni pembelajaran secara daring. Ujarnya.


Lebih lanjut, pria yang disapa Efen ini menilai bahwa kegiatan PIAGAM ini sederhana tapi sangat bermanfaat dan membuka nalar pikir kami semua anggota aktif demi terbentuknya kader-kader yang handal dan kritis. Dirinya mewakili semua anggota aktif mengucapkan limpah terima kasih sebanyak-banyaknya kepada jajaran Badan pengurus harian (BPH), Pendiri, Senior, BKO yang telah mendukung dan membantu secara material maupun moril sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik dan aman. Katanya.


Terima kasih juga kepada rekan-rekan pemantik/pemateri yang telah meluangkan waktunya demi berbagi ilmu bersama dan niat baik ini akan terjaga. Tuturnya.(***).

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot