Kadis Koperasi NTT: Pelatihan Tenaga Kerja Untuk Mengurangi Angka Pengangguran

Berita-Cendana.com- Kupang,- Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Nusa Tenggara Timur NTT, Sylvia R. Peku Djwang MM. Pelatihan tenaga kerja untuk mengurangi pengangguran, dan meningkatkan ekonomi daerah.


Demikian disampaikan Kadis Koperasi Provinsi NTT, pada saat pembukaan Pemagangan Dalam Negeri Tahun 2021 di Aula Hotel Ima Kupang, pada hari Senin, 17/05/2021. 


Kondisi Ketenagakerjaan NTT, sesuai data Pusat Statistik menunjukkan angkatan kerja pada bulan Mei 2021 sejumlah 2,88 juta orang dan terdapat 308.000 orang atau 7, 84 Persen Penduduk usia kerja yang terdampak covid-19.  


Lanjut Kadis, sesuai data, pengangguran terdampak covid-19 sejumlah 6.019 orang. Bukan angkatan kerja karena covid-19 sejumlah 4.008 orang. Tidak bekerja karena covid-19 sebesar 19. 094 orang. Penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja sejumlah 277.083 orang. Data ini mendorong Pemerintah Provinsi NTT untuk kerja lebih serius lagi untuk menekan angka pengangguran yang tinggi itu. Ungkapnya.


Menurut Kadis, tingginya tingkat pengangguran di NTT disebabkan kurangnya kesempatan kerja, 

sehingga tenaga kerja NTT berangkat ke luar negeri untuk mencari kerja, namun sampai di luar negeri, minimnya pendidikan yang dimiliki sehingga kesempatan kerja itu ditempati oleh orang-orang luar NTT. Jelasnya.


Kadis membeberkan bahwa, persiapkan tenaga kerja NTT untuk bisa kerja di NTT, " kita harus menjadi tuan tanah di tanah sendiri, daripada jadi tamu di tanah sendiri",.


 Selain itu, kadis mengatakan bahwa, pengumuman hasil seleksi Administrasi tanggal 10 Mei 2021 yang dinyatakan lulus 180 orang sedangkan yang tidak lulus 593. dibagi atas 9 kejuruan terdiri dari Perhotelan 30 orang, menjahit 30 orang, kecantikan 30 orang, otomotif 20 orang tata boga 10 orang, teknik pendingin AC 10 orang, mebeler 10 orang dan administrasi perkantoran 10 orang. Total yang mengikuti kegiatan tersebut 180 orang.


Harapan Kadis, Peserta magang yang telah dinyatakan lulus, pusatkan pikiran dan tenaga agar melalui kegiatan ini dapat memotivasi diri untuk terjun ke dunia kerja.


Lanjutnya, bisa membuka lapangan usaha mandiri yang berdampak bagi diri sendiri dan sesama dan lingkungan sekitar. Ungkapnya.


Selain itu, Ketua panitia pelaksana Ketut Supiastra SE, kepala seksi penempatan pembinaan dan Pemagangan Tenaga Kerja Provinsi NTT mengatakan bahwa, seleksi ini murni, artinya bahwa tidak ada yang titip tetapi ini sungguh profesional dalam pelaksanaan, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil dan akan masuk pada pelatihan. Jelasnya.


Pelatihan teori dimulai tanggal 17 Mei sampai 17 Juni 2021 bertempat di LPK-LPK yang terakreditasi, sedangkan magang akan dilaksanakan pada tanggal 21 Juni hingga 20 Oktober 2021.


Hak yang akan diperoleh peserta itu seperti, uang saku selama 5 bulan, asuransi, pakaian kerja, bahan praktek dan perlengkapan lainnya. Ungkapnya.



Penulis: Yulius Tamonob.

 

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot