Mahasiswa Amanatun, Minta Bupati TTS Cabut Kadis Lingkungan Hidup, Diduga Tidak Mampu

Berita-Cendana.com- Fenun,- Ikatan Mahasiswa Amanatun (IMAN) Kupang, mengecam Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Karena diduga tidak mengerti aturan koordinasi dan komunikasi dalam menjalankan tugas birokrasi " IMAN Kupang Minta Bupati berhentikan Plt Dinas Lingkungan hidup".


Mahasiswa Amanatun yang hendak memasukan proposal permohonan anakan pada hari, Kamis, (15/4/21). Namun Dinas terkait tidak melayani mahasiswa Amanatun dengan baik, dan menyuruh mahasiswa harus koordinasi dengan Bupati, pertanyaannya sejauh mana dinas ini melaksanakan tugasnya sebagai dinas teknis. Oleh karena itu mahasiswa Amanatun menilai bahwa Plt Kadis Lingkungan Hidup tidak mampu mengurus birokrasi jadi kami minta bupati cabut saja dari jabatannya.


Ketua IMAN Kupang Melki Edison Otu mengaku sangat kecewa dengan tindakan Kadis Lingkungan hidup itu, pada saat kegiatan Kema Bakti Sosial Kemasyarakatan di Desa Fenun Kecamatan Amanatun Selatan TTS pada hari Minggu, 30/05/2021.


Sangat disayangkan karena Kadis Lingkungan hidup TTS menyarankan Mahasiswa untuk berkoordinasi dengan Bupati. Pertanyaannya yang berkoordinasi itu Dinas yang harus koordinasi dengan Bupati ataukah….???  Mahasiswa yang harus berkoordinasi......, ini diduga terjadi perbincangan birokrasi. Tegas Melki.


"Kami Mahasiswa Amanatun minta Bupati untuk cabut Kepala Dinas Lingkungan Hidup TTS karena tidak mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sehingga tidak bisa koordinasi di Dinas ini, hingga dinilai ada perbincangan". Jelas Ketua IMAN, Melki Edison  Otu.


Pada momentum yang sama, Wakil Bupati TTS berkesempatan hadir, ia juga menilai Kadis Lingkungan hidup itu tidak mampu mengambil keputusan dalam hal kecil seperti itu. " jadi Dinas Lingkungan hidup jangan merasa seperti wakil bupati, harus pegang pada sumpah jabatan, jangan menghalang-halangi dan jangan menahan hak orang yang mau menerimanya". Jelas Wabup.


Lanjut Wabup TTS, Kepala Dinas harus melayani,  karena Kadis juga perna menjadi mahasiswa " jangan sampai orang baling seperti kepompong, waktu masih ada ulat belum ada sayap, jalannya orang harus bantu tetapi setelah ada sayap lupa daratannya ada di mana dan jalanya dari mana ke mana". Tegas Wabup.


Menurut Wakil Bupati TTS Army Konay ini, urusan anakan itu bukan hal yang luar biasa sehingga harus koordinasi dengan Bupati, Dinas Teknis harus berpikir yang kritis rasional karena Ikatan Mahasiswa Amanatun mengambil bagian untuk menghijaukan Daerah ini,  tentunya kita harus dukung. Jelas wakil Bupati ini yang dikenal Humoris.


Lanjutnya, Wakil Bupati menyiapkan agenda untuk panggil Dinas Teknis untuk bertanggung jawab atas perbuatan yang telah dilakukan terhadap Mahasiswa Amanatun. " siapa yang perintah kau untuk lapor bupati, ada tidak wewenang, semuanya mau tergantung dari pimpinan jangan jadi kepala, banyak yang antri kok". Kalau Kepala Dinas tidak mampu memimpin segera mengundurkan diri. Tegasnya.


Dinas itu adalah corong, karena sudah berikan wewenang untuk mengambil keputusan, melayani mahasiswa umum, jadi jangan membawa-bawa nama bupati dan wakil bupati. Tegasnya.


Pada Kesempatan yang sama, hadir juga Anggota DPRD TTS Askenas Gomer Afi senada dengan wakil Bupati Bahwa sebagai dinas teknis harus melakukan hal yang menjadi wewenangnya bukan harus berkoordinasi dengan bupati. "Bupati urus masalah- masalah besar bukan masalah-masalah kecil ia kan, jadi Dinas seperti ini tidak perlu konsultasi, harus melayani". Karena Mahasiswa berbuat itu untuk kemajuan TTS bukan daerah lain. Tegas Anggota DPRD TTS Komisi III.


Lanjut Sekretaris Fraksi Nasdem itu, kalau mahasiswa datang untuk meminta anakan untuk membangun TTS, Dinas harus bertindak sesuai amanat yang dipercayakan bukan sebaliknya.


 " Dia menjadi bupati kecil di dinas itu, hal yang dia bisa buat, buat saja tidak perlu koordinasi bupati lagi, kecuali hal yang luar biasa seperti pecat pegawai baru boleh koordinasi". Tegasnya


Pemerintah TTS tidak pernah berpikir untuk menghijaukan tetapi mahasiswa sudah melakukan penghijauan kenapa lingkungan hidup tidak mendukung. Tandas Askenas Gomer  Afi.


Media ini berusaha untuk berkoordinasi dengan Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup TTS tetapi belum ada jawaban hingga berita ini diturunkan. (YT/Tim).


0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot