YPKM dan KaSoGi Bangun 40 Rumah Permanen, Renovasi 13 Rumah Warga TTS

  

Berita-Cendana.com- Soe,- Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) dan Komunitas SoE berbagi ( KaSoGi) kembali membangun 40 rumah baru dan merenovasi 13 rumah masyarakat di sejumlah desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Demikian pantauan tim media ini pada hari Selasa, 05/10/2021. 53 unit rumah diperuntukkan bagi masyarakat yang masih tinggal di rumah tidak layak huni. Jenis bantuan rumah yang di peruntukan ini diantaranya 40 unit rumah berukuran 3X6 untuk yang permanen, dan 13 unit rumah renovasi.


Menurut Ketua YPKM, sasaran bantuan ditujukan kepada masyarakat yang selama ini hidup dengan menerima kenyataan dengan segala kondisi rumah yang sangat tidak layak untuk dihuni, walaupun sudah ada upaya pemerintah untuk menjawab kebutuhan masyarakat tentang rumah layak pantas dan layak untuk dihuni melalui dana desa, namun sepertinya alokasi anggaran yang diperuntukan sepertinya tidak menjawab kondisi rill masyarakat. 


Melihat akan persoalan ini Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM) dan Komunitas SoE berbagi ( KaSoGi) sesuai panggilan dan misi kemanusiaannya terus berupaya untuk menjawab akan kebutuhan masyarakat dengan menyalurkan bantuan untuk 53 unit rumah untuk tahap pertama, jelasnya.


Kepada media ini Ketua Yayasan Pelita kehidupan masyarakat (YPKM) Sandy Matias Rupidara setelah menyalurkan bahan material bangunan di dusun Toinunu, Desa Bena Kecamatan Amanuban Selatan ia menyampaikan bahwa "untuk pembangunan rumah tahap sekarang ini kami sedang mengupayakan untuk membangun 53 unit rumah layak huni yang berukuran sesuai tipenya 3x6 untuk rumah yang permanen dan ada untuk renovasi, kita sesuaikan dengan kondisi rumah yang ada,"tutur Sandy.


Lanjut Sandy "Bantuan 53 unit rumah ini tersebar di beberapa tempat yaitu, diantaranya Desa Fatukopa, Basmuti, Olais, Bena, Fatutnana  dan beberapa tempat yang lain. Lanjutnya bahwa mengupayakan sebisa mungkin sebelum Natal pembangunan bisa selesai dan musim Natal masyarakat penerima manfaat bisa menikmati tempat yang layak huni," harap Rupidara.


Rupidara menjelaskan bahwa alasan kenapa terus melakukan misi sosial, "saya mengikuti satu ayat firman Tuhan dalam Keluaran 23 : 5 apabila engkau melihat rebah keledai musuhmu karena berat bebannya, maka janganlah engkau enggan menolongnya. Haruslah Engkau rela menolong dia dengan membongkar muatan keledainya. Menurutnya, sebagai orang beriman sudah sepatutnya membantu sesama yang membutuhkan, " tutup Sandy.



Penulis: Jeck Leru.

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot