LP2M UNDANA Kerjasama dengan Desa Leraboleng, Tingkatkan Ekonomi Masyarakat


Berita-Cendana.Com- Flotim,- Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Nusa Cendana bekerjasama dengan Desa Leraboleng, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan tema pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di bidang pertanian sebagai wadah pengembangan ekonomi di Desa Leraboleng. Demikian disampaikan oleh Ketua Tim Herman Yosep Utang pada Selasa, (12/09/2023).


Pengabdian tersebut terdiri dari beberapa mata kegiatan yakni, kegiatan sosialisasi dan penyerahan hasil penelitian, pendampingan pengurus BUMDes dan penimbun hasil komoditi. Tim pengabdian yang dipimpin oleh  Herman Yosep Utang bersama seorang ahli ekonomi, Piet De Rosari  didampingi oleh fasilitator pembuatan keripik labu jepang, ubi keladi dan pisang, yakni  Martha Lewar, Maria Yosefina Lewar dan Katarina Karangoro. 


Kegiatan itu dihadiri oleh 41 peserta,  terdiri dari, Aparat Desa, Pengurus BUMDes,  masyarakat Desa Leraboleng dan mahasiswa KKN STPM St. Ursula Ende. 


Herman Yosep Utang, selaku Ketua tim mengatakan,  “Kegiatan Pengabdian Masyarakat di Desa Leraboleng, Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur bertujuan untuk menindaklanjuti hasil temuan penelitian tahun 2022 tentang bagaimana strategi pertahanan nilai sosial dalam masyarakat lahan kering. Seperti petani kopi, petani kemiri di Desa Leraboleng. Temuan itu membutuhkan sebuah afirmasi tentang kehadiran strategi pertahanan secara aktif, pasif maupun jaringan dengan terbentuknya wadah baru yakni  pengembangan ekonomi baru melalui Badan Usaha Milik Desa yang berbasis pertanian. Karena itu, dalam kegiatan masyarakat kali ini menghadirkan, Doktor Piet De Rosari yang memaparkan tentang bagaimana peningkatan peran BUMDes dalam mengembangkan perekonomian masyarakat di Desa Leraboleng, bebernya.


Ket. Foto: Proses Pembuatan Keripik, Keripik Jadi


Peneliti juga menghadirkan tim pelatih, pelatih sebagai fasilitator yang melatih kelompok orang muda dan juga kelompok ibu-ibu dalam UKM keripik labu Jepang dan juga keripik ubi keladi serta pisang. Diharapkan, kegiatan tersebut berkelanjutan. Tidak hanya untuk membangun kesejahteraan masyarakat desa tetapi meningkatkan pendapatan penghasilan mereka, sekaligus juga menyiapkan Desa Leraboleng yang akan menjadi desa wisata pada tahun 2024 nanti, dengan tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Leraboleng Kecamatan Titehena, Kabupaten Flores Timur pada 9 September 2023, jelasnya.


Selain itu, Kepala Desa Leraboleng, Aloysius Witak menjelaskan. Pertama: Sebagai Pemerintah Leraboleng, dirinya menyampaikan terimakasih kepada LP2M  Undana dan Ikatan Keluarga Leworok yang ada di Kupang, atas  penyelenggaraan kegiatan tersebut, karena menurutnya kegiatan  sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat Desa Leraboleng khususnya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan juga untuk berkembangnya Lembaga yakni BUMDes yang ada di Desa Leraboleng, katanya.


Lanjut Kades, ia  berharap agar kegiatan itu berlanjut kedepannya  dengan agenda-agenda yang lainnya, khususnya untuk BUMDes. Kades meminta pendampingan dari LP2M ada Ikatan Keluarga Leworok yang ada di Kupang agar BUMDes bisa mandiri, harapnya.


Hasil dari kegiatan tersebut adalah lahirnya kesepakatan dan komitmen untuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui BUMDes, ditandai dengan diluncurkannya produk hasil pelatihan masyarakat Desa Leraboleng yakni, L-Rook; Keripik Labu Jepang, Keripik Ubi Keladi dan Keripik Pisang dengan beragam varian rasa,  beber Kades.(*).



0/Komentar/Komentar

Lebih baru Lebih lama

Responsive Ad Slot

Responsive Ad Slot