Diduga Kades Fatu'ulan Terlibat Dalam Penyerangan Piter Kabnani

Berita-Cendana.Com - Kie,- Masyarakat Desa Fatu'ulan, Kecamatan Kie, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Piter Kabnani di serang masa dari Desa OP, Kecamatan Nunkolo Kabupaten TTS, menggunakan barang tajam, Parang, Kayu dan Batu. Diduga kuat Kepala Desa Fatu'ulan Imanuel Natonis ikut terlibat. 

Demikian disampaikan oleh korban penyerangan, Piter Kabnani kepada media ini melalui sambungan telepon selulernya pada Kamis, 29 Oktober 2025.

Piter Kabnani menyatakan, pada Kamis, 9 September 2025, Ia menerima undangan lisan (Okomama), dari Kepala Desa melalui Ketua RT I, Korinus Natonis untuk penyelesaian masalah dengan keluarga Ati dari Desa OP, namun Ia menolak karena merasa tidak pernah ada masalah dengan keluarga Ati. Sehingga pada Jum'at 10 Oktober sekitar pukul 13:00 Wita Dirinya di serang oleh Masyarakat dari Desa OP menggunakan Parang, Kayu dan Batu, pada saat Ia sendiri membersihkan kebun miliknya di Wilayah Dusun 1, Desa Fatu'ulan maka Ia menduga Kades ikut terlibat. 

"Saya terima undangan Okomama dari Bapak Kepala Desa untuk selesaikan masalah belukar dengan keluarga Ati dari Desa OP namun saya tidak pernah ada masalah dengan mereka. Setelah undangan Okomama dari Desa besoknya saya di serang di kebun oleh orang-orang yang tidak dikenal maka saya menduga Kades ikut terlibat karena undangan dari desa itu Kades sudah ambil Okomama dari mereka", jelasnya. 

Lanjut Piter, setelah kejadian itu Ia merasa terancam sehingga Ia melaporkan hal itu kepada Pemerintah Desa Fatu'ulan, namun sayangnya laporan tersebut diabaikan oleh Kepala Desa karena pelapor tidak memiliki bukti yang kuat. Laporannya ditolak  oleh Kades, Ia melanjutkan ke- tingkat Kecamatan Kie untuk melaporkan kejadian yang sama namun hal  yang sama pula yang Ia peroleh saat bertemu dengan Sekretaris Camat Kie. "Sekcam suru saya pulang karena tidak ada bukti,”.

Menurutnya bahwa Ia akan melaporkan Kepala Desa Fatu'ulan bersama Ketua RT ke pihak Kepolisian Sektor Kie jika tidak mampu menyelesaikan masalah ini secara baik dan mengikat oleh kepala desa karena berawal dari undangan Okomama berakhir penyerangan terhadap dirinya. 

Kepala Desa Fatu'ulan, Imanuel Natonis saat dikonfirmasi, Ia menjelaskan bahwa terhadap masalah penyerangan dari keluarga Ati dari Desa OP terhadap warganya, Ia tidak mengetahui hal tersebut karena dirinya tidak menerima pengaduan resmi dari masyarakat. 

Saat dikonfirmasi terkait undangan lisan (Okomama) dari Kepala Desa Fatu'ulan kepada Piter Kabnani untuk penyelesaian masalah belukar antara masyarakat dari Desa OP dengan Piter, Kades menyangkal hal itu dan menyatakan bahwa "saya belum pernah panggil untuk selesaikan masalah secara resmi,” ucap Imanuel. 

Imanuel Natonis mengaku ia diundang oleh yang diduga pelaku penyerangan terhadap Piter Kabnani untuk duduk bersama melakukan pendekatan, namun bukan dengan Korban tetapi dengan Keluarga Natonis pada umumnya, sehingga dalam hal itu, "saya hadir sebagai Kepala Desa,” katanya.(*).


0/Komentar/Komentar

Lebih baru Lebih lama

Responsive Ad Slot

Responsive Ad Slot