Berita-Cendana.Com – Kupang, – Menghadapi kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku, perhatian utama pembangunan di Nusa Tenggara Timur (NTT) harus tetap diarahkan pada dua hal mendasar: Ketahanan pangan rakyat dan pengelolaan sumber daya air. Demikian ditegaskan Simon Petrus Kamlasi atau yang akrab disapa SPK, dalam keterangannya di Kupang, Kamis (6/8/2026).
Menurut SPK, efisiensi anggaran tidak seharusnya menjadi beban yang memberatkan masyarakat NTT. Justru dengan pengelolaan yang tepat, langkah ini dapat memacu perhatian lebih serius terhadap kebutuhan pokok rakyat.
“Intinya, kita berikan perhatian sungguh-sungguh terhadap komoditas unggulan masyarakat NTT. Jika pangan rakyat diurus dengan serius, maka rakyat pun akan sejahtera,” ujar SPK.
Selain ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air juga menjadi prioritas utama. Sumber-sumber air harus dikelola dan dijaga dengan baik agar masyarakat dapat hidup berkelimpahan di daerahnya sendiri, tanpa harus bergantung pada bantuan dari Pemerintah, tegas Tenaga Ahli Menko PanganRI itu.
“Apabila sumber air diurus dengan benar dan berkelanjutan, maka ketersediaan air bersih dan irigasi pun terjamin. Masyarakat berkelimpahan di tanah sendiri, dan itu adalah kunci kemandirian kita,” tegasnya.
SPK menegaskan, dengan memfokuskan anggaran dan tenaga pada dua sektor ini, efisiensi justru akan membawa dampak positif dan kesejahteraan yang nyata bagi seluruh masyarakat NTT. (*)

Posting Komentar