Dari Peringkat 21, Kelurahan Fontein Bidik Masuk 10 Besar Penilaian Kebersihan Kota Kupang

 

Berita-Cendana.Com- Kupang,- Kelurahan Fontein, Kecamatan Kota Raja, bertekad bangkit dari peringkat 21 penilaian kebersihan dan menembus 10 besar bahkan posisi teratas. Langkah nyata dimulai dengan pelatihan pengelolaan dan daur ulang sampah yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, dibuka oleh Plt. Lurah Fontein, Iwan Taklal, pada Rabu, 2 September 2026. Kegiatan ini dibiayai melalui Dana Kelurahan Tahun Anggaran 2026.

Iwan Taklal mengungkapkan Fontein sebenarnya pernah mencatat prestasi baik dua hingga tiga tahun lalu sempat masuk 6 besar penilaian kebersihan se-Kota Kupang. Namun pada penilaian terakhir, posisi merosot tajam ke peringkat 21 dari 51 kelurahan. Penurunan ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi pemerintah kelurahan dan warga.

"Kita masuk enam besar dalam kebersihan. Tapi kali ini kita merosot jauh. Peringkat 21 tidak boleh menjadi titik akhir. Kita harus lebih baik dari itu." tegas Iwan.

 Dua Masalah Utama: Titik Sampah & Ruang Terbuka Belum Terawat. Iwan menyebut dua persoalan mendasar yang perlu segera dibenahi.

1. Titik kumpul sampah liar di kawasan permukiman yang tidak tersalurkan ke TPS resmi;

2. Ruang terbuka yang tidak rutin dibersihkan, sehingga menjadi penumpukan sampah dan mengurangi kenyamanan warga.

"Banyak titik-titik lokasi area permukiman terbuka itu ada titik kumpul sampah yang tidak disebarkan di TPS-TPS. Kemudian banyak ruang-ruang area terbuka itu tidak dibersihkan."

Persoalan ini, kata Iwan, tidak bisa diselesaikan oleh petugas kebersihan saja butuh kesadaran dan kepedulian setiap warga.

  Tiga Kunci Perbaikan Kebersihan. Iwan menekankan tiga hal yang harus berjalan bersamaan.

1.  Kepedulian masyarakat terhadap sampah di lingkungannya;

2. Inovasi pengelolaan sampah, termasuk pemanfaatan sampah yang masih bernilai guna;

 3. Penanganan ruang terbuka secara rutin dan terpadu.

 

"Ketiga aspek ini harus berjalan bersama agar upaya meningkatkan kebersihan tidak hanya bersifat sementara."

 Pelatihan Daur Ulang & Rencana Bank Sampah. Pelatihan menghadirkan narasumber penggerak bank sampah, Jonas, yang berbagi pengalaman pengelolaan sampah bernilai ekonomis. Iwan menyebut Jonas sebagai salah satu motor penggerak yang bahkan berhasil meraih juara satu lomba kapasitas pengelolaan sampah tingkat Kota Kupang dengan hadiah Rp25 juta.

Kegiatan ini menjadi langkah awal pembentukan Forum Bank Sampah Kelurahan Fontein, yang akan mengatur pola pengumpulan, pemilahan, pemanfaatan, hingga penyaluran sampah agar bernilai ekonomis dan mengurangi sampah yang dibuang sembarangan.

 Target Jelas: 10 Besar, 5 Besar, Bahkan Juara 1. "Jangan lagi 21 besar. Kali ini kita harus lebih baik dari itu. 10 besar, 5 besar. Apapun yang lebih baik. Bahkan impian tujuan juara satu saya rasa bisa." tegas Iwan dengan penuh keyakinan.

Target ambisius itu bukan tanpa alasan: Fontein punya sejarah prestasi, punya warga yang solid, dan kini punya rencana kerja yang terarah dari pelatihan, bank sampah, hingga pembersihan ruang terbuka.

  Kunci Utama: Kebersamaan. "Kita keluarga di Fontein ini orang-orang baik. Jadi pasti kita tidak akan kalah dengan semangat dan kebersamaan kita."  ujar Iwan, mengajak seluruh warga bergerak bersama tanpa menunggu orang lain memulainya.

Dari peringkat 21 ke 10 besar, lalu ke 5 besar, dan seterusnya  Kelurahan Fontein membuktikan: kebersihan bukan soal siapa yang menyuruh, tapi soal siapa yang peduli dan bergerak bersama.(*)


0/Komentar/Komentar

Lebih baru Lebih lama

Responsive Ad Slot

Responsive Ad Slot