Hendrikus Langoday Nahkodai PERMATA Kupang Periode 2020/2021


Beritacendana.com- Kupang,-  Perhimpunan Mahasiswa Asal Lembata (PERMATA) Kupang menggelar Rapat Umum Anggota (RUA) bertempat di aula Kantor DPD RI NTT, Sabtu (14/12/2019) mengusung tema: Menggalang Soliditas, Menciptakan Pemimpin yang Berkarakter.

Tujuan dilaksanakan RUA adalah untuk mengevaluasi satu periode kepemimpinan, bertarung ide, gagasan, meletakan dasar perhimpunan, serta meregenerasi kepemimpinan.

Dalam pidatonya, Ketua Umum PERMATA Kupang Periode 2018/2019, Damasus Lodolaleng mengatakan, PERMATA Kupang merupakan wadah pembinaan, pengkaderan, dan perjuangan mahasiswa Lembata di Kupang.

"Berbagai bentuk kegiatan telah kita laksananakan mulai dari Pelantikan Badan Pengurus, Diskusi Lembata Akhir Pekan (DILAN), LKTD, Dies Natalis,  Gerakan Cinta Lembata (Genta)  di Lamalera, MPAB, dan kegiatan non formal lainnya," tutur Lodolaleng.

Lanjut Damasus, PERMATA Kupang  telah meraih runner up dalam turnamen FOSMAB Cup 2019. Selain itu, PERMATA juga menerima penghargaan dari KPU NTT karena berpartisipasi aktif dalam kampanye pemilu damai," katanya.

Ia mengharapkan, siapapun nahkoda PERMATA yang akan melanjutkan tongkat kepemimpinan, harus merawat organisasi ini dengan baik. Karena, sebelumnya PERMATA telah mengalami ‘mati suri’ selama 9  tahun dan baru dihidupkan kembali pada tahun 2017 lalu," jelas mahasiswa UKAW Kupang itu.

Di akhir pidatonya, Lodolaleng mengucapakan terima kasih kepada orang tua, Dewan Penasihat, senior, alumni, badan pengurus, anggota PERMATA, dan semua pihak yang turut berkontribusi secara moril dan materil untuk PERMATA Kupang," ucapnya.

"Saya juga menyampaikan permohonan maaf atas segala sikap, tutur kata, dan tindakan yang kurang berkenan di hati selama satu periode kepengurusan," tutup Damasus.

Selanjutnya, sambutan yang mewakili undangan, Agustinus Budi Utomo Gilo Roma menegaskan, RUA PERMATA harus menjadi proses yang ilmiah bukan sekedar kegiatan seremonial saja.

"Rakyat Lembata tidak tanya siapa Ketua PERMATA, bagaimana proses RUA melainkan rakyat Lembata sedang menanti PERMATA Kupang berkontribusi, berjuang dengan terlibat untuk Lembata," pintanya.

Menurut Bedi Roma sapaan akrab Agustinus, emas yang dipersembahkan untuk Lembata adalah berkeringat dan bertetes darah memperjuangkan hak-hak rakyat Lembata  yang termarjinalkan. Berjuang untuk buruh pelabuhan, para petani di kebun,  mereka yang berjualan di trotoar jalan, di pasar,   kelangkaan BBM, infrastruktur yang belum memadai dan lain sebagainya. Jiwa PERMATA harus di situ,” ungkapnya.

"PERMATA Kupang harus memosisikan  diri sebagai organ intelektual, punya daya kritis,  dan progresif. Cara pandangnya harus lebih maju. Lompatan PERMATA Kupang dari skala kuantitatif ke kulalitatif. Cara berpikir lebih produktif," ucap mantan Ketua Presidum PMKRI Cabang Kupang Periode 2012/2013 itu.

Ketua Forum Pemuda NTT itu menjelaskan, anggota PERMATA Kupang tidak boleh terkotak-kotak karena suku dan asal melainkan harus satu dengan spirit ta’an tou. PERMATA harus bersatu dan utuh tanpa kapling-kapling,” tambahnya.
Gilo Roma juga mengapresiasi PERMATA Kupang dua periode ini di bawah kepemimpinan Hilarius Keray dan Damasus Lodolaleng yang menjaga eksistensi PERMATA dengan dinamikan dan dialektika yang berbeda,” ujarnya

Selanjutnya, sambutan yang mewakili Dewan Penasihat, Abdi Keraf  menyampaikan bahwa kader PERMATA Kupang tidak saja menjadi agent of change melainkan menjadi change of leadership untuk melakukan perubahan.

Menurut Keraf, menjadi seorang kader PERMATA Kupang yang berkarakter harus memenuhi 7 R (Rasio, rasa, raga, relasi, rupiah, refleksi, religi) menuju hidup yang lebih harmoni.
Baginya, mahasiswa hari ini tidak hanya suka demo-demo di jalan atau kritik pemerintah, mahasiswa juga harus mempersiapkan diri sebagai pemimpin pembawa perubahan.

Ketua Program Studi Psikologi FKM Undana Kupang ini mengharapkan agar PERMATA Kupang harus mempunyai silabus pembinaan sebagai ‘buku putih’pembinaan.

Sementara itu, selaku Dewan Penasihat,  Dr. Hamzah Wulakada dalam sambutan singkatnya mengatakan, sejauh ini, PERMATA Kupang belum memiliki sekretariat.

Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab bersama,  PERMATA Kupang harus memiliki sekretariat sebagai tempat untuk berkumpul mahasiswa Lembata untuk bertukar pikiran, ide, dan gagasan ," harap Dosen Jurusan Geografi FKIP Undana Kupang itu.

Hendrikus Hamza Naran Langoday Terpilih Secara Aklamasi

Dalam Paripurna Pemilihan Mandataris/Formatur Tunggal/Ketua Umum PERMATA Kupang yang dipandu oleh Ketua Ad Hock Stefanus Gega Halimaking, Hendrikus Hamzah Naran Langoday terpilih secara aklamasi setelah Ameng Hoba Matan dan Arnol Kopa Buanglera mengundurkan diri dalam pencalonan.

Kepada Forum RUA, Hendra Langoday demikian sapaan Hendrikus menyampaikan terima kasih karena telah dipercayakan untuk menahkodai PERMATA Kupang selama satu periode kedepan.
Ia mengharapakan, PERMATA Kupang terus menjaga kekompakan, solid dalam bingkai spirit ta’an tou menjalankan Visi dan Misi demi mencapai tujuan bersama,” harapnya.

“Tentu saya tidak dapat berjalan sendirian. Selaku Mandataris/Formatur Tunggal/Ketua Umum, saya mengharapkan dukungan moril dan materil dari Dewan Penasihat, senior dan alumni, dan semua pihak demi mendukung jalannya roda organisasi PERMATA Kupang,” tutup Langoday.


Penulis: Emanuel Boli/Soman Labaona

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot