Kampanye di Sabu Tengah, IE RAI Tepis Isu Negatif dan Komitmen Bangun Sabu Dalam Tiga Tahun

 

Berita-Cendana.com- Menia- Calon Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, melakukan kampanye rapat terbatas di Desa Loboaju, Kecamatan Sabu Tengah, pada hari Rabu, 18/11/2020. Dalam kesempatan tersebut, dirinya didampingi anggota DPRD Sabu Raijua dari Fraksi PDIP, Lazarus Riwu Rohi.


Kampanye tersebut dihadiri oleh puluhan masyarakat di Desa Loboaju, dalam paparan visi-misinya, Calon Wakil Bupati dari paket IE RAI ini mengatakan bahwa dirinya bersama Orient Riwu Kore mempunyai komitmen untuk membenahi infrastruktur dasar masyarakat, seperti jalan rusak, air dan listrik.


Selain itu pasangan calon yang dikenal dengan tagline IE RAI ini berkomitmen untuk menuntaskan persoalan klasik seperti BBM, kesulitan pupuk bagi petani, bahkan, jika dalam waktu tiga tahun persoalan ini tidak terselesaikan maka Orient Riwu Kore akan menanggalkan jabatan yang disandangnya.


Menurutnya komitmen tiga tahun untuk menyelesaikan persoalan ini atas dasar tekad yang kuat serta motivasi sebagai target kerja membangun Sabu Raijua untuk maju, sejajar dan bersaing dengan daerah lainnya di Indonesia, "kami datang dengan sungguh-sungguh dengan tekad yang kuat, hal ini beranjak dari keprihatinan melihat kondisi daerah dan masyarakatnya yang sangat sulit," ungkap mantan Penjabat Bupati Sabu Raijua ini.


"Apa yang menjadi masalah, apa yang menjadi pergumulan masyarakat selama ini, kami akan kerja sungguh-sungguh untuk melayani Bapak dan ibu, target tiga tahun dan kata mundur jika tidak mampu bangun Sabu Raijua maksudnya bukan untuk tinggalkan Bapak dan ibu, tapi jika ini dicerna dengan betul artinya IE RAI datang bukan untuk main-main, tapi datang dengan sungguh-sungguh membangun Sabu Raijua,". 


Setelah melakukan kampanye di Desa Loboaju, Thobi Uly melanjutkan kampanye di Desa Matei, Kecamatan Sabu Tengah, dalam kesempatan ini, mantan Kepala Dinas Peternakan Provinsi NTT ini menepis isu liar yang sengaja dihembuskan untuk menjatuhkan paket IE RAI, seperti bayar hutang, balas jasa kepada tim sukses dan isu-isu negatif lainnya.


"hal ini sungguh menyesatkan, katanya tahun pertama IE RAI akan bayar hutang, tahun kedua nanti balas jasa, jika ada isu demikian itu tidak mungkin karena latar belakang keluarga Pak Ori tidak merasa berhutang jasa, berhutang budi kepada siapapun, dalam perhelatan ini IE RAI tidak memiliki hutang, IE RAI hanya berhutang pada rakyat yang telah memilihnya," kata Thobias.(***).

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama

Subscribe Us

Responsive Ad Slot