Berita-Cendana.Com- Kupang,- Catatan penting dalam isi buku Asa dan Rasa Refleksi Setahun Ayo Bangun NTT yang membahas terkait perlindungan perempuan dan anak. Buku itu hanya bicara data tanpa cara penyelesaian kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Atau cara mengatasi persoalan tersebut bahkan solusi pun tidak.
Buku berjudul Asa dan Rasa itu launching di Aula El Tari Kota Kupang pada Kamis, 9 April 2025.
Pembaca hanya disodorkan data pada buku tersebut, data tanpa cara, data tanpa solusi. Pertanyaan refleksi terhadap kinerja Dinas P3AP2KB itu apa saja yang dikerjakan, padahal Daerah anggarkan dana tiap tahun kepada Dinas tersebut namun kerja nyata untuk memberi pemahaman kepada masyarakat untuk meminimalisir persoalan itu tak berjalan baik.
Kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di NTT masih menjadi tantangan besar, dengan data terbaru hingga akhir 2025 menunjukkan tren laporan yang terus meningkat. Peningkatan ini sering dianggap sebagai fenomena gunung es, di mana jumlah kasus yang terungkap hanyalah sebagian kecil dari realitas di lapangan.
Berikut adalah ringkasan informasi dan laporan pada buku itu, kekerasan terhadap perempuan dan anak di NTT pada tahun 2025 mencapai 1. 756 kasus, itu yang dilaporkan padahal masih banyak kasus yang tidak dilaporkan, sehingga diperkirakan bisa mencapai 3 ribuan.
Inilah rincian kekerasan seksual terhadap anak maupun perempuan dewasa dan kekerasan secara psikis:
Kekerasan seksual terhadap anak mencapai 395 laporan. Itu baru laporan tapi belum menyebutkan sejauh mana penyelesaian dan penanganan serta mengatasi untuk menekan angka itu.
Sedangkan kekerasan seksual terhadap perempuan dewasa pada tahun 2025 berjumlah 136 laporan.
Selain itu, kekerasan psikis kepada anak berjumlah sekitar 220 laporan. Kekerasan psikis kepada perempuan dewasa 372 laporan. Kekerasan fisik terhadap anak 127 laporan. Kekerasan fisik terhadap perempuan dewasa 268 laporan.
Sedangkan kasus penelantaran anak 72 laporan, kasus penelantaran perempuan dewasa 83 Kasus.
Selain itu, kasus eksploitasi, eksploitasi terhadap anak 3 laporan. Eksploitasi perempuan dewasa 8 Kasus. Kasus lainnya untuk anak 46 laporan. Kasus lainnya untuk perempuan dewasa 24 laporan.
Berdasarkan laporan itu, baik kekerasan psikis, kekerasan seksual terhadap perempuan dewasa dan anak, kekerasan fisik dan eksploitasi. Tetapi tanpa solusi dan penanganan yang tepat. (*).

Posting Komentar