Berita-Cendana.com- Boking-, Bunda PAUD Diakonia Tuameta bersama Pengurus Koorcab Rem 161 Kupang melakukan kunjungan ke PAUD Diakonia Tuameta di Desa Meusin, Kecamatan Boking, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada Kamis, 14 Mei 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat lebih dekat kondisi dan keadaan PAUD Diakonia Tuameta, baik sarana maupun proses belajar mengajar yang berlangsung di sekolah tersebut.
Kehadiran Bunda PAUD bersama rombongan disambut secara adat oleh guru-guru dan orang tua siswa sebagai tanda ucapan selamat datang dan penghormatan kepada tamu yang hadir.
Dalam sambutannya, Ketua Komite PAUD Diakonia Tuameta Imenuel Banunaek menyampaikan terima kasih kepada Bunda PAUD Diakonia Tuameta yang telah berkunjung dan bertemu langsung dengan siswa, orang tua siswa, serta para guru, meskipun harus menempuh perjalanan dengan kondisi cuaca yang kurang baik, hujan, dan jalan yang berlumpur.
Ketua Komite juga menyampaikan beberapa kebutuhan dan kekurangan yang perlu dilengkapi oleh sekolah, di antaranya pengeras suara (wireless) dan infokus. Menurutnya, kedua alat tersebut sangat penting untuk mendukung proses pembelajaran anak-anak melalui berbagai kegiatan edukatif, gerakan, dan ice breaking. Pengeras suara juga dibutuhkan agar anak-anak dapat belajar mengenal audio dan berbagai pembelajaran yang berkaitan dengan suara.
Sementara itu, Pengelola PAUD Diakonia Tuameta, Yohanis Kase, turut menyampaikan terima kasih kepada Bunda PAUD bersama Bapak Brigjen TNI (Purn) Simon Petrus Kamlasi selaku Tenaga Ahli Bidang Lingkungan Hidup dan Ketahanan Pangan RI yang selama ini telah menyalurkan berbagai bantuan dan berkat bagi PAUD Diakonia Tuameta.
"Berbagai bantuan tersebut meliputi seragam sekolah anak-anak berupa seragam biru kotak-kotak dan seragam olahraga, perlengkapan alat tulis kantor (ATK) untuk siswa dan guru, permainan edukatif di dalam maupun di luar ruangan, meja dan kursi anak-anak, serta pemberian makanan sehat secara rutin setiap bulan sebanyak dua kali atau setiap dua minggu sekali" Terang Jho.
Selain itu, bantuan juga diberikan dalam bentuk honor bagi guru-guru serta souvenir bagi anak-anak setiap kali pelepasan. Souvenir tersebut berupa tas yang berisi kotak makanan dan botol air minum bertuliskan Yayasan SPK.
Yohanis Kase berharap Tuhan Yesus senantiasa membalas setiap bantuan dan kebaikan yang telah diberikan serta memberkati Bunda dan Bapak dalam setiap pelayanan, tugas, dan tanggung jawab yang dijalankan.
Di kesempatan yang sama, Bunda PAUD Diakonia Tuameta, Ibu Esther Meilany Kamlasi-Siregar, menyampaikan bahwa setelah pembangunan gedung portabel selesai, dirinya belum pernah melihat langsung kondisi sekolah tersebut sehingga ia datang untuk meninjau secara langsung keadaan PAUD, baik kelengkapan di dalam ruangan maupun di luar ruangan.
Ia juga menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat berbagai kebutuhan yang masih kurang agar dapat segera dilengkapi, terutama dalam mendukung proses akreditasi sekolah sehingga sarana dan prasarana yang layak dapat terpenuhi dan membantu PAUD memperoleh nilai akreditasi yang baik.
“Dari laporan Pak Jho, masih ada beberapa kekurangan yang harus kita lengkapi dan akan kita usahakan untuk dilengkapi. Kehadiran saya juga untuk mendengarkan langsung masukan dari guru-guru, komite, dan orang tua siswa. Apa yang menjadi permintaan komite akan kita upayakan bersama,” ungkap Ibu Esther Meilany Kamlasi-Siregar. (*).
.jpg)
Posting Komentar