Rapat Klarifikasi Rekomendasi Ternak TTS Tertutup untuk Wartawan, 5.000 Kuota Sapi Tertunda

Berita-Cendana.Com – Soe, – Rapat kerja Komisi II DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) bersama PLT Kepala Dinas Peternakan dan Direktur Utama UD. Nekitrans berlangsung tertutup. Wartawan dilarang memasuki ruangan dengan alasan pertemuan bersifat khusus, padahal sebelumnya rapat serupa selalu terbuka untuk publik.

Rapat digelar Jumat, 19 Juni 2026 di ruang kerja Komisi II. Seorang petugas langsung menutup akses dengan mengatakan: “Ini pertemuan khusus.” Upaya wartawan menjelaskan bahwa rapat pembahasan kuota ternak selama ini terbuka untuk diliput tidak mengubah keputusan tersebut.

Usai rapat, Ketua Komisi II DPRD TTS, Samuel Sanam, SH memberikan keterangan kepada media. Ia menjelaskan pertemuan bertujuan mengklarifikasi hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) April 2026 silam. Saat itu, permohonan rekomendasi pengeluaran ternak dari UD Nekitrans dinyatakan belum memenuhi syarat.

“Direktur Nekitrans sudah memperbaiki dokumen dan kini dinyatakan lengkap. Namun, saat ini seluruh proses penerbitan rekomendasi dihentikan sementara,” jelas Samuel.

Penundaan terjadi karena Dinas Peternakan dan sejumlah pengusaha ternak sedang dalam proses pemeriksaan di Polda NTT. Penerbitan izin baru akan dilanjutkan setelah proses hukum selesai.

Data Kuota Ternak 2026

- Total kuota sapi tahun 2026: 13.200 ekor

- Rekomendasi sudah diterbitkan: 7.000 lembar

- Rekomendasi tertunda: 5.000 lembar

Samuel mengingatkan, jika proses hukum berlarut hingga akhir tahun, sisa kuota tersebut berisiko hangus dan tidak dapat dibawa ke tahun berikutnya.

“Kami berharap proses hukum dapat berjalan cepat dan transparan. Jangan sampai kesempatan meningkatkan ekonomi peternak justru hilang karena keterlambatan administrasi,” tegasnya.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengapa rapat yang membahas kepentingan publik tersebut harus ditutup dari pengawasan media.(*).


0/Komentar/Komentar

Lebih baru Lebih lama

Responsive Ad Slot

Responsive Ad Slot